Lagi Butuh Ketenangan? Amalkan Kumpulan Doa Nabi Yusuf Ini
Doa para nabi memiliki keistimewaan tersendiri karena berasal dari hamba-hamba pilihan yang dicintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Salah satunya adalah doa Nabi Yusuf, yang terkenal sarat makna dan penuh keteladanan dalam menghadapi ujian hidup.
Amalan ini tidak hanya indah secara lafaz, tetapi juga mengandung pelajaran tentang kesabaran sekaligus keteguhan iman. Penasaran? Baca artikel ini sampai habis untuk tahu doa apa saja dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Key Takeaways
Nabi Yusuf terkenal sebagai sosok penyabar dalam menghadapi segala penderitaan dan ujian. Semasa hidupnya, beliau sering memanjatkan doa sebagai bentuk keteguhan iman dan tawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Doa tersebut diabadikan dalam Al-Qur’an Surah Yusuf dan terkenal sebagai doa Nabi Yusuf yang sarat makna dan keteladanan.
Salah satu doa yang paling sering menjadi amalan umat Muslim adalah doa selamat dari fitnah dan hawa nafsu, wafat dalam keadaan Muslim, hingga doa ketika bercermin.
Kumpulan Doa Nabi Yusuf dan Keutamaannya
Nabi Yusuf merupakan salah satu hamba pilihan Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang senantiasa mengandalkan doa dalam setiap langkah kehidupannya. Dalam setiap perbuatan maupun ujian, Nabi Yusuf selalu memanjatkan doa sebagai bentuk ketergantungan dan kedekatannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Berikut ini kumpulan doa Nabi Yusuf yang bisa menjadi penuntun jalan Anda.
1. Doa Selamat dari Fitnah dan Hawa Nafsu
Pernah mendengar cerita bahwa Nabi Yusuf pernah digoda oleh seorang perempuan bernama Zulaikha, seorang istri menteri di Mesir? Kisah ini sampai diabadikan dalam Al-Qur’an Surah Yusuf ayat 23-24.
Saat itu, untuk melindungi dirinya, Nabi Yusuf memanjatkan doa agar selamat dari segala fitnah dan hawa nafsu. Berikut adalah doanya.
رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ ۖ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُنْ مِنَ الْجَاهِلِينَ
Rabbis sijnu ahabbu ilayya mimma yadh’unani ilaihi. Wa illa tashrif anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun minal jahilin.
Artinya: “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh”.
Keutamaan doa ini bisa Anda amalkan sebagai pelindung dari bahaya nafsu dan fitnah yang tak terkendali. Sebab, hanya dengan perlindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, manusia bisa selamat dari segala fitnah.
Baca juga: Amalan Agar Terhindar dari Gangguan Setan, Menurut Quran-Hadits
2. Doa Wafat dalam Keadaan Muslim
Nabi Yusuf juga pernah berdoa agar bisa meninggal dalam keadaan Islam. Doa tersebut ia panjatkan setelah ayahanda, Nabi Ya’kub, wafat dan berwasiat agar dimakamkan di tanah Syam bersebelahan dengan Nabi Ishak. Begini doa yang pernah Nabi Yusuf panjatkan dalam Surat Yusuf ayat 101:
رَبِّ قَدْ آتَيْتَنِي مِنَ الْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِي مِنْ تَأْوِيلِ الْأَحادِيثِ فاطِرَ السَّماواتِ وَالْأَرْضِ أَنْتَ وَلِيِّي فِي الدُّنْيا وَالْآخِرَةِ تَوَفَّنِي مُسْلِماً وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ
Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebagian ta’bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.”
Dalam Tafsir al-Munir, Wahbah al-Zuhaili menjelaskan bahwa orang-orang saleh dalam doa tersebut adalah para nabi dan utusan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Khususnya para leluhur Nabi Yusuf yang mendahului, yaitu Nabi Ibrahim, Ismail, Ishak, dan Ya’kub.
Doa Nabi Yusuf ini dapat Anda panjatkan untuk memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar diwafatkan dalam keadaan Islam. Sebab, iman dan ketaatan merupakan anugerah dari Sang Maha Pelindung dan Maha Penguasa di dunia dan akhirat.
3. Doa agar Wajah Bercahaya
Nabi Yusuf juga terkenal sebagai sosok yang memiliki paras rupawan dan memancarkan cahaya ketenangan. Tak heran jika banyak orang tidak hanya mendambakan ketampanan secara fisik, tetapi juga aura kebaikan yang terpancar dari dalam diri. Berikut ini doa Nabi Yusuf untuk wajah bercahaya.
الَّلهُمَّ جَئَلْنِى نُوْرُ يُوْسُفَ عَلَى وَجْهِي فَمَنْ رَ اَنِى يُحِبُّنِي مَحَبَّتَنْي
Allaahumma ‘alnii nuuru yusufa ala wajhii fa man ro aanii yuhibbunii mahabbatan.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah Nur cahaya Nabi Yusuf pada wajahku, dan bagi siapa yang melihat akan menjadi kagum serta memiliki cinta kasih kepadaku.”
Keutamaan doa ini sering dipahami sebagai permohonan agar Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan pancaran kebaikan dari dalam diri, seperti akhlak yang baik, ketenangan hati, dan sikap yang menenangkan orang lain.
Baca juga: Amalan Doa Penenang Hati dan Pikiran
4. Doa Bercermin
Ketika bercermin pun Nabi Yusuf tidak luput dari memanjatkan doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dan keindahan yang diberikan. Inilah doa bercermin Nabi Yusuf yang bisa menjadi teladan.
الحمد لله، اللهم كما حسّنت خَلْقًي فحسن خُلُقي
Alhamdulillahi, Allahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii
Artinya: “Segala puji bagi Allah, ya Allah sebagaimana Engkau jadikan wajahku rupawan, jadikan pula rupawan pada akhlakku.”
Doa ini ternyata juga sering dipanjatkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam saat bercermin. Tentu saja sebagai bentuk syukur atas rupa yang diberikan sekaligus memohon agar hati dan akhlaknya diperindah sebagaimana wajahnya.
Oleh karena itu, baca doa ini setiap kali bercermin. Karena keutamaannya begitu besar sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat paras yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikan.
5. Doa Ketika di Penjara
Nabi Yusuf pernah dipenjara oleh penguasa Mesir akibat fitnah dari seorang perempuan bernama Zulaikha yang berusaha menggoda beliau. Saat itu, Nabi Yusuf memanjatkan banyak doa agar terbebas dari penjara dan fitnah, salah satunya adalah:
اللَّهُمَّ يَا شَاهِدًا غَيْرَ غَائِبٍ، وَيَا قَرِيبًا غَيْرَ بَعِيدٍ، وَيَا غَالِبًا غَيْرَ مَغْلُوبٍ، اجْعَلْ لِي مِنْ أَمْرِي فَرَجًا وَمَخْرَجًا، وَارْزُقْنِي مِنْ حَيْثُ لَا أَحْتَسِبُ
Allohumma ya syahidan ghairo gha-ibin wa ya qoriban ghairo ba’idin wa ya ghaliban ghairo maghlubin ij’alli min amri farajan wa makhrojan warzuqni min haitsu la yahtasibu.
Artinya: “Ya Allah, wahai yang Maha Menyaksikan dan tidak absen, wahai yang dekat dan tidak jauh, wahai yang Menang dan tidak kalah, jadikanlah bagiku suatu kelapangan dan jalan keluar dari urusanku, dan karuniailah aku rezeki dari arah yang tidak aku sangka-sangka.”
Meskipun diucapkan ketika Nabi Yusuf berada dalam penjara, keutamaan doa ini bisa Anda amalkan saat menghadapi kesulitan agar diberikan kelapangan jalan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Amalkan Doa Nabi Yusuf untuk Kemudahan Urusan
Kumpulan doa Nabi Yusuf menyimpan makna mendalam yang mampu menuntun manusia semakin dekat dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala di berbagai keadaan. Itu petanda bahwa sebagai hamba, manusia sangat bergantung pada kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Selain membaca doa, memperbanyak ibadah menjadi kunci utama mendekatkan diri kepada-Nya. Sarung tenun kebanggaan Indonesia dari Sarung Mangga hadir sebagai pilihan tepat yang menemani setiap momen ibadah, memberikan kenyamanan sehingga Anda bisa lebih khusyuk dan tenang.
Baca juga: Keistimewaan Bacaan Doa Nabi Yunus dan Cara Mengamalkannya
FAQ
Doa Nabi Yusuf sebaiknya dibaca kapan?
Saat menghadapi berbagai kesulitan dan kesusahan atau merasa putus asa agar Allah Subhanahu Wa Ta’ala membukakan jalan.
Apa manfaat amalan dari Nabi Yusuf?
Membawa ketenangan atas ujian yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikan serta membawa aura positif bagi siapapun yang mengamalkannya.
Apa keajaiban Nabi Yusuf?
Mampu menafsirkan mimpi.
Bagaimana cara mengamalkan doa Nabi Yusuf?
Sebelum berdoa, wajib memuji Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan memanjatkan sholawat kepada baginda Nabi Muhammad shallahu alaihi wassalam. Setelah itu, berdoa dengan khusyuk dan tulus kepada-Nya.
Sumber:
https://bincangsyariah.com/hukum-islam/ubudiyah/doa-ketika-bercermin/
https://islam.nu.or.id/ilmu-al-quran/doa-doa-para-nabi-yang-diabadikan-dalam-al-qur-an-DB7Q8
https://islami.co/doa-nabi-yusuf-selamat-dari-fitnah-dan-hawa-nafsu/
https://islami.co/tafsir-surat-yusuf-ayat-23-24-ketika-nabi-yusuf-digoda-zulaikha/