Blog Islam Sehari-hari Sholat

Mudah! Inilah Niat Sholat Tarawih Berjamaah untuk Imam dan Makmum

tata cara sholat tarawih berjamaah lengkap dengan niatnya untuk imam dan makmum. (Foto: Freepik)
tata cara sholat tarawih berjamaah lengkap dengan niatnya untuk imam dan makmum. (Foto: Freepik)

Di bulan ramadhan, umat muslim selalu berlomba-lomba berbuat kebaikan dan melakukan ibadah, terutama sholat tarawih di malam hari. Nah, apakah Anda tahu niat sholat tarawih itu bagaimana? Tentu saja untuk memaksimalkan ibadah tarawih, niat dalam hati dan yang dilafalkannya harus benar. 

Sholat tarawih merupakan ibadah yang tak boleh ditinggalkan selama bulan ramadhan, meskipun hukumnya hanya sunat. Berbeda dengan puasa di siang hari yang hukumnya wajib dilakukan oleh umat islam yang sudah baligh. 

Umumnya sholat tarawih dilakukan setelah sholat isya atau dini hari di sebagian tempat atau masjid. Lama sholat tarawih juga tidak ditentukan, hal ini tergantung kepada imam sholat tarawih.

Apa itu Niat?

Perlu dibahas satu per satu agar Anda lebih jelas dalam mengetahui istilah satu per satu, dimana nantinya ulasan artikel ini akan menjelaskan niat sholat tarawih berjamaah. 

Menurut penjelasan Imam Nawawi, niat merupakan suatu hal untuk menuju ke sesuatu dan berkeinginan untuk melakukannya segera. Misalnya Anda berniat untuk melakukan sholat atau berpuasa, niat dilakukan sebelum memulai kegiatan ibadah tersebut. 

Para ulama pernah berpendapat mengenai niat yakni suatu tujuan atau keinginan karena alasannya melihat kebiasaan orang Arab yang menggunakan kalimat tersebut. Tujuan dan keinginan itu sendiri merupakan bagian dari niat. 

Secara bahasa, niat bisa diartikan sebagai al-qashad atau menuju, menyengaja. Sedangkan niat secara istilah adalah kemauan hati untuk bisa mengerjakan sesuatu dan bertekad melaksanakannya tanpa ada keraguan sedikitpun. 

Perlu adanya tindak lanjut dari sebuah niat yakni diikuti dengan perbuatan, niat merupakan keinginan yang disertai dengan perbuatan yang akan dilakukan di waktu mendatang. Oleh karena itu makna niat menjadi lebih kompleks, keinginan yang disertai perbuatan. 

Kedudukan atau Pentingnya Niat

Al-qashdu atau keinginan merupakan sifat hati yang selalu disertai oleh dua perkara, ilmu dan amal. Ilmu menjadi fondasi atau dasarnya, tidak heran jika ilmu selalu mendahuluinya. Sedangkan amal sendiri selalu mengikuti ilmu, amal adalah buah dari ilmu. Jangan sampai beramal tanpa ilmu, bisa jadi Anda akan tersesat karena minimnya ilmu. 

Al-qashdu atau niat merupakan sesuatu yang harus ada untuk mewujudkan suatu perbuatan, biasanya selalu diikuti oleh dua hal berikut ini:

  • Perbuatan, maksudnya usaha yang dilakukan untuk mewujudkan al-qashdu, bisa bersifat ikhtiyari (bebas). misalnya keinginan sujud biasanya dilakukan sesuai dengan kehendak, namun bisa juga secara tiba-tiba tanpa didahului kehendak. 

  • al-qashdu diartikan juga sebagai alasan dalam melakukan suatu perbuatan, misalnya orang berdiri tanpa terpaksa untuk menghormati orang lain yang dating atau berdiri untuk meraih sesuatu. 

Jadi, keberadaan niat dituntut untuk setiap jenis perbuatan, termasuk sholat tarawih berjamaah. Niat sholat tarawih berjamaah tentunya berbeda dengan niat sholat tarawih fardu atau ketika Anda menjadi seorang imam. 


Niat Sholat Tarawih Berjamaah

Sholat tarawih merupakan sholat malam di bulan Ramadhan, namun dilaksanakan setelah sholat isya. Kalau di luar ramadhan biasanya disebut sebagai sholat tahajud atau sholat malam yang dilaksanakan dini hari. Sholat tarawih hukumnya sunnah sesuai kesepakatan para ulama.

Sholat tarawih sebagai sholat malam merupakan hal yang utama di bulan Ramadhan, tujuannya juga untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Setiap muslim yang melaksanakan tarawih dijanjikan pahala yang besar, bahkan bisa menghapus dosa masa lalu. 

Niat sholat tarawih berjamaah tidak terikat pada batasan apakah Anda berjamaah di masjid atau di rumah, apalagi sejak pandemi covid-19 banyak aktivitas yang dilakukan di rumah.

Para ulama ahli fiqih telah sepakat bahwa niat tempatnya di dalam hati, melafalkan niat bukan syarat sah sebuah niat. Tanpa melafalkannya, niat dalam sebuah ibadah sudah sah.

Namun para ulama mahzab Imam Syafi'i menganjurkan untuk melafalkannya agar lisan dapat membantu memantapkan hati. Berikut lafal niat sholat tarawih berjamaah:

  • Niat shalat tarawih imam

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Sunnatan tarawihi rak’atayni mustaqbilal qiblati ada’an imaman lillahi ta’ala. 

Bisa diartikan sebagai berikut: “aku berniat sholat tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena allah SWT”. 

  • Niat sholat tarawih berjamaah sebagai makmum

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Jika bertindak sebagai makmum, maka bisa membaca niat seperti berikut ini: “Ushalli sunnatan tarawihi rak’atayni mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta’ala. Artinya “Aku berniat sholat sunat tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah SWT”. 

Keutamaan Sholat Tarawih

Seorang muslim yang melakukan tarawih bisa mendapatkan pahala yang berlipat ganda terutama di bulan ramadhan. 

Misalnya saja diampuni dosanya yang telah lewat sebagaimana Nabi Muhammad telah bersabda, “Barangsiapa melakukan sholat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni (oleh Allah SWT)”. 

Dengan begitu Anda bisa sholat tarawih karena iman kepada Allah dan meyakini adanya pahala yang dinjanjikan Allah, bukan karena riya’ atau ada alasan lain dengan niat bukan untuk Allah semata. 

Selain niat sholat tarawih berjamaah dengan benar, Anda bisa berusaha untuk mendapatkan kemuliaan malam lailatul qadar. Dimulai dengan niat yang benar, mudah-mudahan saja bisa mendapatkan kemuliaan malam lailatul qadar, sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Qadar ayat 3, “Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan”

Sedangkan untuk waktunya kapan, tidak ada yang dapat mengetahui malam lailatul qadar. Anda hanya dituntut untuk melaksanakan sholat tarawih dengan khusyu dan menjaga sholat tarawih secara konsisten setiap malam di bulan ramadhan. 

Tata Cara Sholat Tarawih

Jika di atas sudah disebutkan bagaimana cara melafalkan niat sholat tarawih berjamaah, Anda juga bisa menyimak ulasan berikut ini mengenai tata cara sholat tarawih. 

Sholat tarawih bisa dikerjakan dengan cara 4 rakaat, 4 rakaat dan 3 rakaat witir, kesemuanya tidak memerlukan tasyahud awal. Jumlah 11 rakaat, bisa juga 23 rakaat dimana 3 rakaatnya merupakan witir. 

Atau bisa juga dikerjakan dengan cara 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat, dan 3 rakaat witir sehingga berjumlah 11 rakaat atau 23 rakaat. 

Sedangkan urutan tata cara sholat tarawih adalah sebagai berikut, 

  • Ucapkan niat sholat tarawih sesuai posisinya, bisa sebagai imam, makmum atau bahkan sendiri.

  • Ucapkan takbir ketika takbiratul ihram. 

  • Lanjutkan sebagaimana sholat 2 rakaat atau 4 rakaat tanpa adanya tasyahud awal. 

  • Salam pada rakaat kedua jika mengikuti cara 2 rakaat, 2 rakaat. Begitu juga salam di rakaat keempat jika mengikuti cara 4 rakaat, 4 rakaat. 

Sedangkan untuk sholat witir, Anda bisa melakukannya dengan jumlah yang ganjil seperti 1 rakaat atau 3 rakaat tanpa tasyahud awal. 

Sedangkan untuk niat sholat witir yaitu “Ushallii sunnatal witri rok ‘atan mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman / imaman) lillaahi ta’alaa”, ini niat jika hanya 1 rakaat, jika 3 rakaat maka tinggal diubah “tsalaasa raka’atinn”.

Nah, setelah mengetahui niat sholat tarawih berjamaah seperti yang dijelaskan di atas, apakah Anda akan semakin rajin melakukan sholat tarawih? 

Tags