Blog Islam Sehari-hari Sholat

Tata Cara Sholat Hajat: Benarkan Ada Dalil Shahihnya?

seorang muslim berdiri untuk sholat sendiri (Unsplash - Utsman Media)
seorang muslim berdiri untuk sholat sendiri (Unsplash - Utsman Media)

Kalau ada seorang muslim yang lagi mengalami kesulitan, pengen sesuatu, ada aja tuh yang menganjurkan untuk sholat hajat. Kabarnya sih, sholat ini ditujukan khusus agar kamu bisa memanjatkan keinginan-keinginan dan urusan agar cepat terwujud. Tapi, sebenarnya apa sih sholat hajat dan gimana tata cara sholat hajat itu? Supaya gak bingung, simak penjelasan lengkapnya di sini. 

Apa itu Sholat Hajat

Mengutip dari laman Muslim.or.id, kitab At-Ta’rifat Al-Fiqhiyyah menjelaskan tentang pengertian sholat hajat sebagai sholat sunnah yang dikerjakan ketika seorang muslim memiliki keinginan atau keperluan tertentu kepada Allah subhanahu wa ta’aalaa, baik itu urusan duniawi maupun ukhrawi.

Tetapi, perlu kamu tahu kalau di kalangan ulama sendiri terdapat diskusi mengenai landasan hukum syar’inya. Ada sejumlah hadis yang dijadikan acuan sholat hajat sebagai sebuah amalan yang dianjurkan (sunnah), yaitu  HR. Tirmidzi no. 479 dari ‘Utsman bin Hunaif dan HR. Ibnu Majah no. 1384.

Tetapi, ada perbedaan pendapat mengenai keshahihan hadisnya. Sebagian ulama menganggap hadisnya lemah (dhaif) karena kredibilitas salah satu perawi hadis tersebut dipertanyakan. 

Sebagian ulama lain tetap membolehkan pelaksanaannya sebagai bagian dari fadhailul a’mal atau amalan yang memiliki keutamaan, seperti yang tertuang dalam kitab Mausu’ah Fiqhiyyah Kuwaitiyyah (27:112).

Keutamaan Sholat Hajat

Istilah sholat hajat gak ada dalam sunnah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. Tetapi, beliau shallallahu ’alaihi wa sallam mengamalkan sholat 2 rakaat amalan ketika menghadapi sebuah masalah atau kesulitan sebagai manifestasi dari surah Al-Baqarah: 45. 

Syeikh Muhamman bin Sholih Al’ Utsaimin ngjelasin tentang ini, yang artinya:

“Shalat hajat tidak ada dalilnya yang sahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Akan tetapi, diriwayatkan bahwa apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadapi suatu masalah yang menyulitkannya, beliau akan bersegera melaksanakan sholat. 

Sebab, Allah berfirman, ‘Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) sholat. Dan (sholat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.’” (al-Baqarah: 45) (Fatawa Nurun ala ad-Darb).”

Sebuah hadis memberikan penjelasan yang serupa pula:

Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadapi suatu masalah yang menyulitkan beliau, beliau akan mengerjakan sholat.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikh al-Albani mengatakan, “Hasan.”)


Sholat sunnah 2 rakaat menjadi bukti keseriusan kita untuk meminta pertolongan dan berharap hanya pada Allah subhanaahu wa ta’aalaa dan gak melulu bergantung pada koneksi manusia dan privilese duniawi.

Tata Cara Sholat Hajat

Melakukan tata cara sholat hajat sebenarnya nggak ribet kok, gerakannya persis sama dengan sholat sunnah 2 rakaat pada umumnya. Berikut adalah panduan cara sholat hajat.

Niat

Gak ada lafaz khusus untuk membantu kita dalam urusan kita. Tanamkan dengan mantap dalam hati kalau kamu ingin melaksanakan sholat sunnah 2 rakaat karena Allah subhanaahu wa ta’aalaa.

Rakaat Pertama

Membaca surat Al-Fatihah, kemudian diikuti dengan membaca surat pendek yang paling kamu kuasai.

Rakaat Kedua

Membaca surat Al-Fatihah lagi, lalu diikuti surat pendek lainnya, misalnya Surat Al-Ikhlas yang sering jadi andalan kita semua.

Ruku, Iktidal, Sujud, dan Tahiyat Akhir

Pastikan kamu melakukan semua gerakan ini dengan tenang dan thuma'ninah (tidak terburu-buru).

Mungkin kamu bertanya, berapa rakaat sholat hajat yang idealnya dilakukan? Umumnya, sholat sunnah 2 rakaat ini diselesaikan dengan satu kali salam. Batasan minimalnya hanya 2 rakaat. 

Lalu, kapan sholat hajat dilaksanakan agar lebih afdhal? Secara hukum dasar, sholat ini bisa dilakukan kapan saja, asalkan bukan pada waktu-waktu yang dilarang untuk sholat (seperti pada waktu matahari terbit dan terbenam). 

Kamu bisa melakukan sholat sunnah 2 rakaat dengan tujuan memanjatkan keinginan dan harapan kamu pada sepertiga malam yang terakhir. Alasannya karena pada waktu tersebut, Allah subhanahu wa ta’aalaa turun ke langit bumi. Allah subhanahu wa ta’aalaa berjanji akan mengampuni hamba-Nya yang meminta ampun dan mengabulkan doa yang dipanjatkan hamba-Nya pada waktu tersebut. 

Doa Setelah Sholat Hajat

Setelah salam, jangan langsung buru-buru berdiri apalagi langsung scrolling TikTok! Di sinilah poin paling krusialnya. Kamu sangat disarankan untuk duduk sejenak, menenangkan pikiran, lalu membaca dzikir dan doa sholat untuk menyempurnakan permintaanmu.

Setelah selesai sholat, jangan lupa pula perbanyak amalan istighfar dan membaca sholawat nabi. Lalu, sampaikanlah  apapun hajatmu dengan jujur dan tulus, misalnya ingin mulai dikelilingi teman yang baik, anak dimudahkan menjadi hafidz Quran, dan sebagainya. Kamu boleh menggunakan bahasa yang paling kamu mengerti kalau memang nggak hafal doa dalam bahasa Arabnya. 

Allah subhanahu wa ta’aalaa itu Maha Mendengar, Dia tahu persis apa yang berkecamuk di isi hatimu bahkan sebelum kamu sanggup mengucapkannya dengan kata-kata.

Melansir dari laman Rumaysho, kamu juga bisa memanjatkan doa yang artinya sebagai berikut: 

Tidak ada sesembahan yang benar melainkan Allah yang Maha Penyantun dan Mahamulia, Mahasuci Allah Rabb Arsy yang agung, segala puji millik Allah Rabb sekalian alam, aku memohon kepada-Mu hal-hal yang menyebabkan datangnya rahmat-Mu, dan yang menyebabkan ampunan-Mu serta keuntungan dari tiap kebaikan dan keselamatan dari segala dosa. 

Janganlah Engkau tinggalkan pada diriku dosa kecuali Engkau ampuni, kegundahan melainkan Engkau berikan jalan keluarnya, tidak pula suatu kebutuhan yang Engkau ridhai melainkan Engkau penuhi, wahai Yang Maha Penyayang diantara penyayang.”

Sholat Sunnah 2 Rakaat sebagai Support System

Tata cara sholat hajat ternyata gampang banget, sama aja seperti kamu sholat Dhuha atau sholat rawatib. Setiap kamu melakukan sholat 2 rakaat dan berdoa, kamu tetap harus berikhtiar dan tawakal semaksimal mungkin pada Allah. 

Upgrade penampilan ibadahmu dengan menggunakan sarung yang cocok untuk anak muda yang lagi hits banget di kalangan santri milenial dan gen Z sekarang. Bahan yang Sarung Mangga gunakan sangat premium dan lembut, dijamin bikin kamu betah berlama-lama dzikir setelah sholat hajat. 

FAQ

1. Bolehkah meminta hal yang spesifik seperti lulus ujian atau dapat kerja? 

Boleh banget! Sholat hajat justru bertujuan untuk meminta bantuan Allah atas kebutuhan yang spesifik, baik urusan dunia (seperti karier dan pendidikan) maupun urusan akhirat.

2. Berapa kali kita harus melakukan sholat hajat sampai keinginan terkabul? 

Tidak ada batasan angka pastinya. Kamu bisa melakukannya sekali atau mengulanginya setiap hari sebagai bentuk keseriusan dan ikhtiar batin sampai kamu merasa tenang sebagai bagian dari amal sholih kamu.

3. Apakah sholat hajat harus dilakukan malam hari?

Tidak. Sholat sunnah 2 rakaat bisa dilakukan kapan saja selama bukan di waktu yang dilarang untuk sholat. Namun, sepertiga malam terakhir sangat disarankan karena janji Allah subhanahu wa ta’aalaa mengampuni hamba-Nya yang meminta ampun dan mengabulkan doa yang dipanjatkan hamba-Nya pada waktu tersebut.

4. Sholat hajat baca surat apa?

Sama seperti sholat-sholat pada umumnya, Al-Fatihah dan surat pendek yang kamu hafal.


Referensi: 

1. https://rumaysho.com/11503-shalat-hajat-dan-doanya.html 

2. https://muslim.or.id/97418-fikih-salat-hajah.html 

3. https://www.atsar.id/2022/10/hukum-shalat-hajat-adakah-dalilnya.html 

4. https://bimbinganislam.com/pembahasan-tata-cara-sholat-hajat/

Tags