Blog Islam Sehari-hari Alquran dan Hadist

Adab Mendengarkan Al-Qur’an dan Keutamaannya dalam Islam

Adab Mendengarkan Al-Qur’an bagi Umat Islam Source: Pexels
Adab Mendengarkan Al-Qur’an bagi Umat Islam Source: Pexels

Al-Qur’an merupakan kitab suci yang penuh keistimewaan. Kitab ini tidak hanya sebagai petunjuk dan rahmat bagi umat manusia, tetapi juga sumber ilmu pengetahuan yang membentuk peradaban besar. Oleh karenanya, umat Islam wajib memahami adab mendengarkan Al-Qur’an maupun ketika membacanya.

Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi menerangkan bahwa membaca Al-Qur’an merupakan ibadah paling utama dan memiliki pahala besar. Begitu pula bagi seseorang yang hanya mendengarkannya.

Key Takeaways

  • Mendengarkan dan membaca Al-Qur’an sama-sama bernilai pahala besar. Oleh karena itu, Islam mengatur aturan atau adab mendengarkan Al-Qur’an supaya mendapat rahmat dan keberkahan.

  • Ketika mendengarkan lantunan ayat Al-Qur’an, Anda wajib diam menyimak dengan baik dan khusyuk sebagaimana perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 204. Tidak boleh bicara sendiri apalagi membuat gaduh, tetapi harus ikut memahami maknanya.

  • Salah satu keutamaan mendengarkan Al-Qur’an adalah tersampaikannya hidayah melalui ayat-ayat suci, mengasah kepekaan hati dan kekhusyukan, dan bagian dari ibadah yang bisa mendatangkan rahmat (kasih sayang) dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Apakah Mendengarkan Al-Qur’an Mendapat Pahala?

Keistimewaan Al-Qur’an tidak hanya tertuju bagi para pembacanya. Lantunan ayat suci Al-Qur’an membawa segudang keberkahan serta pahala bagi pendengarnya, baik mendengarkan langsung maupun melalui suara rekaman.

Disebutkan dalam Al-Qur’an surah Al-Anfal ayat 2 bahwa mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an mampu menambah keimanan seseorang. 

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ 

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.”

Bertambahnya keimanan ini berasal dari hati yang dipenuhi dengan nama-nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Hati mereka bergetar mengingat segala kebesaran dan kekuasaan-Nya baik di langit, bumi, maupun alam semesta.

Setiap lantunan ayat membuat mereka merasa takut apabila tidak melaksanakan perintah dan kewajiban, apalagi melakukan dosa. Di situlah letak besarnya pahala yang setara dengan pembaca Al-Qur’an, terutama diimbangi dengan adab mendengarkan Al-Qur’an.

Adab Mendengarkan Al-Qur’an yang Perlu Diterapkan

Melansir Nu Online, Syekh Jalaluddin Asy-Suyuthi menyatakan dalam kitab Al-Itqan fi Ulumil Qur’an, bahwa ketika mendengarkan bacaan Al-Qur’an, Anda disunnahkan untuk diam alias tidak berisik maupun berbicara. Setiap lantunan yang dibaca qori’ atau pembaca Al-Qur’an wajib mendengarkan dan memahami maknanya. Ini penting agar keberkahan sekaligus pahala dari Al-Qur’an sampai pada diri kita.

Sebelumnya, Syekh Burhanuddin Az-Zarkasyi pernah menuliskan bahwa orang yang mendengarkan Al-Qur’an sebaiknya diam menyimak dengan baik dan berusaha memahami maknanya. Jika tidak ada hajat yang mendesak, beliau menyarankan seseorang untuk menghentikan percakapan.

Sebab, sibuk berbicara sendiri saat pembacaan Al-Qur’an hukumnya makruh. Syekh Abu Muhammad bin Muhammad Abdus Salam menambahkan bahwa sibuk mendengarkan sambil berbicara masih lebih baik daripada mendengarkan Al-Qur’an dengan adab yang buruk.

Adab membaca Al-Qur’an ini juga tercantum jelas dalam dalil mendengarkan Al-Qur’an  Surah Al-A’raf ayat 204 yang berbunyi:

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: “Dan apabila dibacakan Al-Quran, maka dengarkanlah dan diamlah agar kamu mendapat rahmat.

Berdasarkan ayat ini, Imam Nawawi menjelaskan bahwa bersikap diam untuk menyimak bacaan merupakan bentuk penghormatan dan pemuliaan terhadap Al-Qur’an. Oleh karena itu, seseorang tidak boleh tertawa, bersorak sorai, ghibah, atau berbincang ketika ayat suci dibacakan kecuali ada hajat mendesak.

Lebih lanjut, perintah diam yang dimaksud bukan pasif tanpa memberi respons apapun terhadap bacaan Al-Qur’an tersebut. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam justru pernah menegur para sahabat yang hanya diam tidak merespons apapun ketika Al-Qur’an dibacakan.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam malah memberi pujian kepada kalangan jin karena memberikan respons terbaik ketika Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam membaca Surah Ar-Rahman, yaitu menjawab dan menyebarkan melalui lisan maupun perbuatan. Ini menunjukkan bahwa kalangan jin benar-benar memahami kalamullah, tidak sekadar mendengarkan.

Keutamaan Mendengarkan Al-Qur’an bagi Seorang Muslim 

Memperhatikan adab mendengarkan Al-Qur’an mampu membawa pahala besar kepada siapapun umat Islam tanpa pandang bulu. Berikut keutamaan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an.

1. Membawa Hidayah

Mendengarkan ayat Al-Qur’an secara konsisten bisa memberi hidayah. Tidak hanya kepada manusia, tetapi bangsa jin sebagaimana yang terjadi ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membacakan surah Ar-Rahman.

2. Mendatangkan Pahala dan Rahmat Besar

Islam mengajarkan adab mendengarkan Al-Qur’an sebagai cara untuk memuliakan kalam Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Di sini, umat Islam tidak hanya diperintahkan untuk menyimak setiap ayatnya dengan baik, tetapi mengamalkan isinya dalam kehidupan nyata.

3. Mengasah Hati

Perintah menghayati dan mentadaburi makna bacaan Al-Qur’an bertujuan untuk mengasah kepekaan dan kekhusyukan hati. Ayat Al-Qur’an mengandung kalimat-kalimat indah yang menjelaskan kebesaran dan kekuasaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga membuat hati siapapun luluh.

Seperti Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang sering meminta para sahabatnya untuk dibacakan Al-Qur’an. Beliau berurai air mata setiap kali mendengar bacaan para sahabat yang indah.

4. Mendekatkan Diri kepada Allah

Terakhir, melaksanakan adab mendengarkan bacaan Al-Qur’an mampu mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Pasalnya, membaca maupun mendengarkannya sama seperti berkomunikasi dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang membuat setiap hamba-Nya merasa semakin dekat.

Mari Biasakan Diri Mendengarkan Al-Qur’an Setiap Hari 

Kesucian Al-Qur’an sudah sangat terjamin sehingga barangsiapa yang membaca maupun mendengarkan kemudian mengamalkannya, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan pahala dan rahmat besar. Untuk itulah, adab mendengarkan Al-Qur’an juga harus diterapkan agar apa yang dilakukan membawa keberkahan.

Bicara soal membaca Al-Qur’an, umat Muslim juga harus memperhatikan pakaian sebagai bagian dari adab. Biasanya, orang Indonesia paling suka memakai sarung untuk menemani ibadah, baik sholat maupun mengaji.

Sarung Mangga pilihan paling cocok karena terbuat dari bahan premium yang adem dan lembut, sehingga jadi sarung favorit para gen Z. Yuk, sempurnakan ibadah bersama Sarung Mangga!

FAQ

Bolehkah mendengarkan Al-Qur’an melalui rekaman?

Boleh

Apakah mendengarkan Al-Qur’an melalui rekaman mendapat pahala?

Iya, mendapat pahala.

Bolehkah berbicara ketika pembacaan ayat suci Al-Qur’an?

Tidak boleh, kecuali kondisi mendesak.

Apa hukumnya mendengarkan murotal saat tidur?

Hukumnya boleh.

Sumber:

  1. https://lampung.nu.or.id/syiar/adab-mendengarkan-al-quran-agar-bernilai-pahala-pENHA

  2. https://mirror.mui.or.id/bimbingan-syariah/tuntunan-ibadah/46138/adab-membaca-dan-mendengarkan-lantunan-ayat-alquran-ini-yang-harus-dilakukan/

  3. https://www.um-surabaya.ac.id/article/viral-qori-ah-disawer-dosen-um-surabaya-begini-adab-mendengarkan-bacaan-al-quran-menurut-islam

  4. https://tafsiralquran.id/ketika-al-quran-dibaca-dengarkan-dan-perhatikanlah/

  5. https://islam.nu.or.id/ilmu-al-quran/begini-adab-mendengarkan-al-quran-fGFMA

  6. https://bincangsyariah.com/hukum-islam/ubudiyah/pahala-mendengarkan-rekaman-al-quran/

  7. https://tafsiralquran.id/keutamaan-mendengarkan-bacaan-al-quran/

  8. https://lampung.nu.or.id/syiar/adab-mendengarkan-al-quran-agar-bernilai-pahala-pENHA

  9. https://tafsiralquran.id/tafsir-surah-al-anfal-ayat-2/

Tags