Blog Islam Sehari-hari Doa

Doa Ketika Ada Petir, Bukti Kebesaran Allah

Doa Ketika Ada Petir, Bukti Kebesaran Allah Source: Freepik
Doa Ketika Ada Petir, Bukti Kebesaran Allah Source: Freepik

Musim hujan sering kali bukan hanya menurunkan rintik air yang deras, tetapi juga petir dan kilat yang menyambar. Suara petir yang menggelegar ini berasal dari dua awan yang berbeda muatan, negatif dan positif. Dalam menyikapi fenomena ini, umat muslim sebaiknya membaca doa ketika ada petir. 

Doa dalam Islam memang ada banyak jenisnya, termasuk untuk kegiatan harian maupun saat terjadi fenomena alam tertentu. Perlu diingat bahwa segala sesuatu yang terjadi di langit dan bumi adalah atas kehendak Allah subhanahu wa ta’ala. Tidak terkecuali petir yang juga merupakan salah satu tanda kekuasaan-Nya.

Key takeaways:

  • Petir bukan sekadar fenomena alam biasa, melainkan tanda-tanda kebesaran Allah subhanahu wa ta’ala.

  • Bacaan doa saat ada petir bertujuan untuk memohon perlindungan dari Yang Maha Kuasa, sekaligus menjadi momen untuk bertasbih memuji-Nya. 

Makna Petir dan Geledek dalam Islam

Petir merupakan fenomena alam berupa loncatan listrik yang terjadi akibat perbedaan muatan listrik di dalam awan cumulonimbus. Awan ini mengandung muatan positif dan negatif yang terpisah. Muatan negatif umumnya terkumpul di bagian bawah awan, sedangkan muatan positif berada di bagian atas. 

Ketika perbedaan potensial listrik antara awan dengan awan lain atau antara awan dan permukaan bumi menjadi sangat besar, udara tidak lagi mampu menahan aliran listrik sehingga terjadi pelepasan energi dalam bentuk petir. Biasanya, petir sering muncul pada musim penghujan. 

Sementara itu, istilah petir dalam Islam terdiri atas ar ro’du, ash showa’iq, dan al barq. Pengertian ar ro’du adalah suara petir atau geledek yang terdengar dari awan. Sementara ash showa’iq dan al barq adalah api (cahaya) yang muncul beberapa saat sebelum munculnya suara petir yang keras, atau bisa disebut kilat.

Melansir Rumaysho, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan dalam hadis marfu’ pada riwayat At Tirmidzi dan selainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ditanya tentang petir, beliau menjawab:

مَلَكٌ مِنْ الْمَلَائِكَةِ مُوَكَّلٌ بِالسَّحَابِ مَعَهُ مخاريق مِنْ نَارٍ يَسُوقُ بِهَا السَّحَابَ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ

”Petir adalah malaikat yang diberi tugas mengurus awan dan bersamanya pengoyak dari api yang memindahkan awan sesuai dengan kehendak Allah.” (HR. Tirmidzi no. 3117)

Terdapat beberapa perbedaan pendapat mengenai pengertian Ar ro’du. As Suyuthi dalam Tafsir Al Jalalain ketika menafsirkan surat Al Baqarah ayat 19, mengatakan ar ra’du adalah malaikat yang diberi tugas mengatur awan. 

Namun, ada pula yang berpendapat ar ro’du adalah suara malaikat, sedangkan al barq adalah kilatan cahaya dari cambuk malaikat untuk menggiring mendung. 

Baca Juga: 7 Sunnah Rasul yang Perlu Diikuti agar Bahagia Dunia Akhirat

Mengapa Kita Perlu Berdoa Saat Ada Petir?

Petir merupakan salah satu tanda kebesaran Allah subhanahu wa ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu di langit maupun bumi. Pada surat Ar-Ra’d ayat 12-13, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

هُوَ الَّذِي يُرِيكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًا وَيُنْشِئُ السَّحَابَ الثِّقَالَ . وَيُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيبُ بِهَا مَنْ يَشَاءُ وَهُمْ يُجَادِلُونَ فِي اللَّهِ وَهُوَ شَدِيدُ الْمِحَالِ

“Dialah Tuhan yang memperlihatkan kilat kepada kalian untuk menimbulkan kekalutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung. Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Keras siksa-Nya.”

Berdasarkan tafsir Kemenag, kilat yang Allah subhanahu wa ta’ala kirimkan terkadang membuat takut orang-orang yang sedang berada di luar, tetapi juga menimbulkan harapan pertanda segera turun hujan yang menggembirakan para petani.

Lanjut ke ayat berikutnya, lompatan listrik yang sangat besar menimbulkan suara menggelegar oleh petir. Suara itulah bacaan tasbihnya ketika memuji Penciptanya. Hal ini sesuai dengan isi Al Isra’ ayat 44 berikut:

“Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya senantiasa bertasbih kepada Allah. Tidak ada sesuatu pun, kecuali senantiasa bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka…”

Selain itu, Allah subhanahu wa ta’ala juga melepaskan halilintar yang bisa menimpa siapa saja yang dikehendaki-Nya. Maka dari itu, kita dianjurkan membaca doa ketika mendengar petir supaya selalu dalam perlindungan Yang Maha Kuasa. 

Baca Juga: Doa Memohon Perlindungan dari Orang Zalim dalam Al Quran

Bacaan Doa Ketika Ada Petir

Jika terdengar suara petir dan halilintar, sunahnya adalah membaca doa agar kita senantiasa mendapat keselamatan. Dalilnya berdasarkan hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Ibnu ‘Umar, beliau berkata:

اللّٰهُمَّ لاَ تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ وَلاَ تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ وَعَافِنَا قَبْلَ ذٰلِكَ.

“Ya Allah, janganlah Engkau membunuh kami dengan kemurkaan-Mu, janganlah Engkau membinasakan kami dengan azab-Mu, dan berilah kesehatan kepada kami sebelum itu.” (Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Ahmad, at Tirmidzi, dan an-Nasa’i)

Lalu, apa doa ketika ada petir? Berdasarkan dalil yang telah dishahihkan oleh Syaikh Al Albani, Abdullah bin Az-Zubair ketika mendengar petir akan berhenti bicara, dan mengucapkan:

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi

"Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya.” 

Etika dan Waktu Membaca Doa Saat Ada Petir

Bicara soal etika, pada dasarnya umat muslim perlu beradab ketika berdoa. Secara umum, adab dalam berdoa adalah dengan mengucapkan pujian kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kemudian, berdoa degan sungguh-sungguh dari lubuk hati terdalam dan selalu berprasangka baik kepada-Nya. 

Sementara untuk waktu, karena ini adalah doa ketika ada petir, maka dibaca pada saat mendengar suaranya. Biasanya, ketika langit mendung mulai menampakkan tanda-tanda turunnya hujan, petir ini akan muncul. Atau ketika hujan sedang lebat seperti badai, biasanya bersamaan dengan petir. 

Baca Juga: Doa Minta Hujan Sesuai Sunnah yang Dibaca Rasulullah SAW

Rutin Bertasbih Memuji Kebesaran Allah Yang Maha Kuasa

Setiap makhluk Allah subhanahu wa ta’ala bertasbih memuji bukti-bukti kebesaran-Nya yang telah terpampang nyata. Adapun salah satu cara manusia bertasbih, yakni selepas menunaikan salat fardhu. Sempatkan juga untuk duduk sebentar dan berzikir menyebut nama Tuhan Yang Maha Kuasa.

Agar semakin betah berzikir selepas salat, pastikan sarung yang kamu pakai terbuat dari bahan berkualitas. Misalnya seperti sarung tenun besutan Sarung Mangga yang bahannya adem dari rayon. Terdapat pilihan motif sarung bervariasi mulai dari polos, kembang, dan batik dengan warna cerah yang menyenangkan. 

FAQ

1. Apa manfaat mengamalkan doa ketika ada petir?

Sebagai pengingat kita akan kebesaran Allah subhanahu wa ta’ala dan dalam rangka meminta perlindungan-Nya. 

2. Apa yang harus dilakukan saat petir?

Segera berteduh di tempat yang aman jika berada di luar, lalu mengucapkan doa tatkala mendengar petir. 

3. Apakah benar petir selalu pertanda buruk?

Tidak, petir bisa menjadi pertanda baik bagi para petani yang membutuhkan air hujan untuk mengairi sawah dan ladangnya.

4. Bagaimana jika lupa membaca doa saat ada petir?

Tidak masalah, karena tidak wajib. 

Referensi:

https://rumaysho.com/684-fenomena-kilatan-petir-dan-geledek-dalam-kacamata-islam.html

https://rumaysho.com/110-ada-apa-di-balik-petir.html

https://tafsiralquran.id/penjelasan-fenomena-mendung-petir-dan-guruh-dalam-al-quran/

https://quran.kemenag.go.id/quran/per-ayat/surah/13?from=1&to=43

https://rumaysho.com/3770-doa-ketika-mendengar-petir.html

https://muslim.or.id/18975-doa-ketika-mendengar-petir.html

https://stageof-kupang.bmkg.go.id/informasi-petir/

https://itb.ac.id/berita/mengenal-petir-dan-manfaatnya-bagi-kehidupan-di-bumi/57093

Tags