Doa Tolak Bala, Senjata untuk Melawan Musibah
Bala adalah ujian kehidupan yang Allah subhanahu wa ta’ala kirimkan kepada manusia. Salah satu bentuk ujian ini berupa musibah seperti bencana alam, penyakit, atau malapetaka lainnya. Supaya terhindar dari musibah tersebut, umat muslim sebaiknya membaca doa tolak bala sebagai bentuk ikhtiar.
Pasalnya, musibah bisa menjadi sebuah peringatan bahwa kemaksiatan telah merajalela di muka bumi ini. Oleh sebab itu, didatangkan musibah untuk menimbulkan rasa takut pada hati manusia supaya kembali mendekat ke sisi Allah subhanahu wa ta’ala dan meninggalkan keburukan.
Baca Juga: 25 Doa Sehari-hari beserta Latin dan Artinya untuk Diamalkan
Key takeaways:
Doa tolak bala berisi permohonan perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dari segala keburukan.
Doa menjadi senjata orang mukmin untuk menolak musibah yang datang sehingga penting sekali bagi yang beriman agar meminta pertolongan hanya kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Makna Doa Tolak Bala dalam Islam dan Keutamaannya
Doa tolak bala adalah doa yang dipanjatkan untuk meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dari berbagai musibah, bencana, atau kesusahan yang menimpa manusia. Setiap hari, manusia hidup dalam ketidakpastian akan masa depan. Tidak ada yang tahu pasti kapan malapetaka terjadi.
Maka dari itu, doa menjadi senjata orang mukmin untuk mencegah, menghilangkan, atau meringankan musibah yang menimpa dirinya. Hal ini sesuai dengan bunyi hadis:
لاَ يُغْنِى حَذَرٌ مِنْ قَدَرٍ وَالدُّعَاءُ يَنْفَعُ مِمَّا نَزَلَ وَمِمَّا لَمْ يَنْزِلْ وَإِنَّ البَلاَءَ لَيَنْزِلُ فَيْلَقَاهُ الدُّعَاءُ فَيَعْتَلِجَانِ اِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ
“Sikap waspada tidak mampu menolak takdir. Doa memberikan manfaat kepada hal-hal yang telah terjadi dan yang belum terjadi. Pada saat musibah turun, doa segera menghadapinya. Keduanya saling bertarung hingga tiba hari kiamat.” (HR. Al-Hakim, 1:492)
Mengutip Rumaysho, doa memiliki tiga kondisi saat bersandingan dengan musibah. Pertama, doa itu lebih kuat sehingga mampu mencegah musibah. Kedua, doa itu lebih lemah sehingga musibah pun menimpa, tetapi juga bisa meringankan musibah. Ketiga, doa dan musibah sama-sama kuat sehingga saling menyerang dan mengalahkan.
Karena manusia adalah makhluk lemah, butuh pertolongan dari Allah subhanahu wa ta’ala yang Maha Kuat agar terhindar dari bala. Sementara salah satu cara meminta pertolongan adalah dengan berdoa. Itulah mengapa umat muslim dianjurkan hanya meminta bantuan kepada Sang Pencipta yang satu-satunya bisa menolak bala.
Baca Juga: Ya Muqollibal Qulub: Doa Memohon Ketenangan Hati dan Istiqomah
Kumpulan Doa agar Terhindar dari Bala
Berikut adalah beberapa bacaan doa tolak bala harian yang bisa dibaca supaya senantiasa berada dalam perlindungan Yang Maha Kuasa.
1. Doa Terhindar dari Mudharat
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
2. Doa Meminta Perlindungan dari Lenyapnya Nikmat
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ, وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ, وَفَجْأَةِ نِقْمَتِكَ, وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari lenyapnya nikmat-Mu, dari beralihnya keselamatan (yang merupakan anugerah)-Mu; dari datangnya siksa-Mu secara mendadak, dan dari semua kemurkaan-Mu.” (HR. Muslim)
3. Doa Ketika Menyaksikan Musibah
اَلْـحَمْدُ للهِ الَّذِي عَافَانِي مِـمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِـمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً
“Segala puji bagi Allah yang telah menghindarkanku dari musibah yang menimpamu, serta memberikan kelebihan kepadaku atas sekian banyak ciptaan-Nya.” (HR. Tirmidzi: 3431 dan Ibnu Majah: 3898)
4. Doa Ketika Mendapat Ujian Berat
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَظِيمُ الحَليمُ ، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ العَرْشِ العَظِيْمِ ، لاَ إلهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ، وَرَبُّ الأَرْضِ، وَرَبُّ العَرْشِ الكَرِيمِ
“Tiada ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Allah yang Maha Agung dan Maha Santun. Tiada ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Allah, Rabb yang menguasai ‘arsy, yang Maha Agung. Tiada ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Allah – (Dia) Rabb yang menguasai langit, (Dia) Rabb yang menguasai bumi, dan (Dia) Rabb yang menguasai ‘arsy, lagi Maha Mulia.” (HR. Bukhari dan Muslim)
5. Doa Ketika Gempa
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيها وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
“Ya Allah Aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang ada di dalamnya dan kebaikan yang Engkau utus dengannya. Dan Aku berlindung dari keburukannya dan keburukan yang ada di dalamnya dan keburukan yang Engkau kirimkan padanya.” (HR. Muslim)
Waktu dan Cara Mengamalkan Doa Tolak Bala
Meski berdoa bisa kamu lakukan kapan saja, ada beberapa waktu yang lebih utama untuk berdoa. Pertama, antara azan dan iqamat. Hal ini sesuai sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam,
لَا يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ
“Tidak ditolak doa antara azan dan iqamat.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan an-Nasa-i)
Kedua, waktu sepertiga malam ketika kebanyakan manusia sedang terlelap, tetapi kamu terbangun untuk meminta kebaikan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Berikut adalah dalilnya.
يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ ، مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
“Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, Aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Ku-ampuni.’” (HR. Bukhari, no. 6321 dan Muslim, no. 758).
Baca Juga: 6 Waktu Mustajab untuk Berdoa
Kemudian saat membaca doa tolak bala, pastikan tidak sekadar melafalkan kata-kata tanpa penghayatan. Umat muslim perlu menghayati makna doa yang diminta dan meyakini bahwa Allah subhanahu wa ta’ala akan mengabulkannya.
Selain itu, umat muslim juga perlu melakukan ikhtiar nyata karena Allah subhanahu wa ta’ala tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga kaum tersebut berupaya untuk berubah. Jadi, doa dan usaha sama-sama penting, di mana kesungguhan hati bertemu dengan kerja keras.
Meraih Perlindungan dan Ketenangan Lewat Doa Tolak Bala
Di tengah ketidakpastian akan marabahaya atau malapetaka yang menghadang, doa tolak bala menjadi penenang bahwa perlindungan dari Allah subhanahu wa ta’ala akan datang. Selain berdoa, umat muslim juga dianjurkan untuk bertaubat, memperbanyak istighfar, dan memperbaiki ibadah guna menolak bala.
Saat beribadah, gunakan pakaian yang baik dan layak seperti Sarung Mangga, brand sarung tenun dari bahan rayon yang adem dan nyaman. Tersedia pilihan sarung warna-warni cerah serta maskulin. Sarung ini membuat tampilan lebih fresh dan menawan sehingga kepercayaan diri meningkat ketika salat berjamaah di masjid.
FAQ
1. Bagaimana cara menyikapi bala?
Bersabar sambil mencoba mengambil nilai pelajaran dari peristiwa yang terjadi, dan terus memperbaiki diri menjadi lebih baik.
2. Mengapa seseorang tertimpa musibah?
Musibah tersebut bisa jadi datang karena Allah subhanahu wa ta’ala ingin manusia menjadi takut dan berhenti berbuat maksiat.
3. Apa yang harus dilakukan ketika mengalami musibah?
Berdoa dan berusaha bangkit kembali karena Allah subhanahu wa ta’ala telah berjanji sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
4. Mengapa harus berdoa?
Karena manusia adalah makhluk yang lemah, sedangkan satu-satunya yang bisa menolak bala adalah Allah subhanahu wa ta’ala.
Referensi:
https://rumaysho.com/23361-waktu-berdoa-yang-paling-didengar.html
https://rumaysho.com/23819-doa-saat-galau-berat-doa-untuk-kesedihan-yang-mendalam.html
https://rumaysho.com/1475-tidak-perlu-bersedih-hati-atas-musibah.html
https://muslim.or.id/43134-doa-agar-terhindar-dari-hilangnya-nikmat-bencana-yang-tiba-tiba.html
https://almanhaj.or.id/6930-doa-meminta-perlindungan-dari-sirnanya-nikmat.html
https://almanhaj.or.id/59374-apakah-ada-doa-ketika-terjadi-gempa.html
https://muslim.or.id/19063-dzikir-dan-doa-mohon-perlindungan-dari-bahaya.html
https://nahwu.id/doa-tolak-bala-lengkap-arab-latin-dan-artinya/
https://muhammadiyah.or.id/2022/10/apa-yang-dimaksud-dengan-bala-dalam-al-quran/
https://almanhaj.or.id/2965-bagaimana-mendidik-anak-agar-menjadi-sholeh.html
https://almanhaj.or.id/2050-kapan-waktu-berdoa.html
https://muhammadiyah.or.id/2025/10/benarkah-berdoa-dengan-bahasa-arab-itu-lebih-baik/