Blog Islam Sehari-hari Sholat

Tata Cara Sholat Jenazah Lengkap: Niat, Bacaan, dan Adab

Tata Cara Sholat Jenazah dari Niat, Bacaan, dan Adabnya Source: Pexels
Tata Cara Sholat Jenazah dari Niat, Bacaan, dan Adabnya Source: Pexels

Setiap Muslim yang bernyawa pasti akan meninggalkan dunia dan kembali ke sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketika seorang Muslim meninggal, kaum Muslimin berkewajiban menunaikan hak jenazah dengan mensholatinya. Namun, karena praktik sholat ini tidak selalu dilakukan setiap waktu, banyak yang belum tahu tata cara sholat jenazah.

Sebagai contoh, sholat jenazah tidak perlu ruku’ dan sujud seperti sholat fardu dan sunah pada umumnya. Selain itu, ada beberapa ketentuan yang perlu dipenuhi oleh makmum dan imam agar sholatnya sah. Penjelasan lengkapnya dapat Anda ketahui dengan menyimak artikel di bawah ini.

Key takeaways

  • Hukum sholat jenazah adalah fardu kifayah sehingga kaum Muslim harus mengetahui tata cara lengkapnya.

  • Tata cara sholat jenazah dilakukan dengan niat, berdiri, takbir empat kali, dan salam.

  • Setiap kali takbir, ada bacaan tertentu yang perlu Anda lafalkan seperti Al-Fatihah, shalawat Nabi, dan doa.

Hukum dan Keutamaan Sholat Jenazah

Melansir Kementerian Agama, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa hukum sholat jenazah berdasarkan kesepakatan ulama adalah fardu kifayah. Seluruh kaum Muslimin memiliki kewajiban untuk mendirikannya, tetapi ketika kewajiban itu telah dikerjakan oleh sebagian umat Islam, kewajiban Muslim lainnya menjadi gugur dan tidak berdosa.

Dalil mengenai pelaksanaan sholat jenazah ini bersumber dari riwayat hadis Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau juga menyebutkan keutamaan yang akan diperoleh dari mendirikan sholat jenazah.

Barangsiapa yang menyaksikan jenazah sampai ia menyolatkannya, maka baginya satu qiroth. Lalu barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga dimakamkan, maka baginya dua qiroth.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud dua qiroth?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas menjawab, “Dua qiroth itu semisal dua gunung yang besar.” (HR. Bukhari no. 1325 dan Muslim no. 945)

Ketentuan Sholat Jenazah

Perhatikan beberapa ketentuan berikut agar sholat jenazah berjalan lancar.

1. Syarat Sah Sholat

Baik imam maupun makmum harus memenuhi sejumlah syarat sah sholat, seperti menutup aurat, bebas dari hadas dan najis, serta menghadap kiblat.

Baca Juga: Mengenal Rukun Sholat dan Syarat yang Wajib Dilakukan

2. Waktu Sholat

Berdasarkan hadis riwayat Muslim, ada tiga waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat jenazah. Saat matahari terbit hingga terangkat, saat matahari tepat di pertengahan langit hingga ia telah condong ke barat, dan saat matahari terbenam hingga ia terbenam sama sekali. Selain waktu itu, boleh melakukan sholat jenazah.

3. Posisi Imam dan Makmum

Apabila jenazahnya laki-laki, posisi imam berdiri sejajar dengan kepala mayit. Akan tetapi, jika jenazahnya perempuan, imam berdiri di bagian tengahnya. Hal ini berdasarkan hadis sahih dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. Sementara itu, posisi makmum berdiri di belakang imam.

Baca Juga: Bukan Cuma Berdiri di Depan, Ini Syarat Jadi Imam Sholat!

4. Jumlah Takbir

Sholat jenazah tidak ada rukuk, duduk, maupun sujud. Anda cukup melakukannya dengan berdiri dan bertakbir sebanyak empat kali, termasuk takbiratul ihram. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Bukhari bahwa saat An-Najasyi meninggal, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam maju dan membuat barisan shaf, lalu takbir empat kali.

Niat Sholat Jenazah Laki-laki dan Perempuan

Sebelum melaksanakan sholat jenazah, umat Islam diwajibkan untuk berniat. Niat sholat ini sebenarnya cukup di dalam hati. Namun, jika Anda ingin mengetahui lafal niatnya untuk jenazah laki-laki dan perempuan, berikut ini bunyinya.

  • Bagi jenazah laki-laki:

أُصَلِّي عَلَى هَذَا الْمَيِّتِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ (اِمَامًا / مَأْمُوْمًا) فَرْضَ كِفَايَةٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli ‘ala hadzal-mayyiti arba‘a takbiratin (imaman/ma’muman) fardha kifayatin lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku niat shalat atas jenazah (laki-laki) ini empat kali takbir (menjadi imam/makmum) fardu kifayah karena Allah Ta‘ala.”

  • Bagi jenazah perempuan:

أُصَلِّي عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ (اِمَامًا / مَأْمُوْمًا) فَرْضَ كِفَايَةٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli ‘ala hadzihil-mayyitati arba‘a takbiratin (imaman/ma’muman) fardha kifayatin lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku niat shalat atas jenazah (perempuan) ini empat kali takbir (menjadi imam/makmum) fardu kifayah karena Allah Ta‘ala.”

Tata Cara Sholat Jenazah

Gambaran pelaksanaan sholat jenazah mulai dari takbir pertama hingga salam adalah sebagai berikut. 

1. Takbir Pertama

Setiap takbir pada sholat jenazah memiliki bacaan dan doa yang berbeda untuk dilafalkan. Pada takbir pertama, angkat kedua tangan bersamaan takbiratul ihram “Allahu Akbar”. Lalu baca ta’awudz dan surat Al-Fatihah.

2. Takbir Kedua

Kemudian, angkat kedua tangan untuk takbir yang kedua. Kali ini, bacaannya adalah shalawat Nabi. 

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad, wa ‘ala ali sayyidina Muhammad.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dan kepada keluarga junjungan kami Nabi Muhammad.”

3. Takbir Ketiga

Bacaan sholat jenazah setelah mengangkat tangan untuk takbir ketiga adalah doa. Salah satu contoh doa yang bisa Anda panjatkan yaitu berdasarkan hadits riwayat Muslim Nomor 963. Jika jenazahnya perempuan, ganti lafal “hu” dan “hi” menjadi “haa” serta “hul” menjadi “hal”.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfirla-hu warham-hu wa ‘aafi-hi wa’fu ‘an-hu wa akrim nuzula-hu, wa wassi’ madkhola-hu, waghsil-hu bil maa-i wats tsalji wal barod wa naqqi-hi minal khothoyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danaas, wa abdil-hu daaron khoirom min daari-hi, wa ahlan khoirom min ahli-hi, wa zawjan khoirom min zawji-hi, wa ad-khil-hul jannata, wa a’idz-hu min ‘adzabil qobri wa ‘adzabin naar.

4. Takbir Keempat dan Salam

Pada takbir keempat, Anda masih membaca doa untuk jenazah. Untuk jenazah perempuan, ganti lafal “hu” menjadi “haa” seperti yang ditandai dalam tanda kurung berikut. 

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ (هَا) وَلاَ تَفْتِنَّ بَعْدَهُ وَاغْفِرْلَناَ وَلَهُ (هَا)

Allahumma la tahrimna ajrahu (haa) wa la taftinna ba’dahu waghfir lana wa lahu (haa)

Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau haramkan kami dari pahalanya, dan jangan Engkau timpakan fitnah kepada kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan dia.”

Tata cara sholat jenazah yang terakhir adalah mengucapkan salam dengan menoleh ke sebelah kanan dan kiri.

Baca Juga: Merenungi Makna Gerakan Sholat dari Takbir hingga Salam

Sholat Jenazah, Penghormatan Terakhir yang Penuh Makna

Tata cara sholat jenazah bukan sekadar ritual keagamaan untuk menggugurkan kewajiban, melainkan bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum/ah dengan mendoakannya bersama kaum Muslimin lainnya.

Bagi laki-laki yang ingin menghadiri sholat berjamaah dengan percaya diri, pakai sarung tenun premium dari Sarung Mangga. Bahan tetron rayonnya yang adem terasa nyaman saat menyentuh kulit. Tersedia dalam warna gelap hingga cerah dengan desain yang elegan.

FAQ

Kapan melakukan sholat jenazah?

Ketika jenazah selesai dimandikan dan dikafani.

Apakah sholat jenazah harus berjamaah?

Tidak harus, sholat jenazah juga bisa dilakukan sendirian.

Bagaimana tata cara sholat jenazah untuk makmum yang telat?

Bisa langsung bertakbir dan sholat bersama imam dan mengerjakan takbir yang terlewat setelah imam mengucapkan salam.

Apa tujuan sholat jenazah?

Untuk mendoakan saudara seiman yang telah kembali ke sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Referensi:

  1. https://kemenag.go.id/en/tanya-jawab-fiqih/tata-cara-melaksanakan-shalat-jenazah-lengkap-dengan-doanya-6BuAz

  2. https://rumaysho.com/38732-tata-cara-shalat-jenazah-lengkap-dengan-aturan-dan-bacaannya.html

  3. https://muslim.or.id/44196-fikih-pengurusan-jenazah-2-shalat-jenazah.html

  4. https://almanhaj.or.id/85449-tata-cara-menshalatkan-jenazah.html

  5. https://muhammadiyah.or.id/2020/08/shalat-jenazah/

  6. https://rumaysho.com/1867-keutamaan-shalat-jenazah.html

  7. https://muslim.or.id/75030-posisi-imam-ketika-jenazah-yang-disalatkan-adalah-perempuan.html

Tags