Blog Islam Sehari-hari Alquran dan Hadist

Azab Suami Selingkuh Menurut Islam di Dunia dan Akhirat

Azab Suami Selingkuh Menurut Islam, Apa Saja? Source: Magnific
Azab Suami Selingkuh Menurut Islam, Apa Saja? Source: Magnific

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang tahun 2025, ada 438.168 kasus perceraian yang terjadi di seluruh Indonesia. Banyak dari kasus perpisahan tersebut berakar dari masalah perselingkuhan dalam pernikahan. Hal ini lantas membuat banyak istri mencari tahu azab suami selingkuh menurut Islam.

Pengkhianatan dalam ikatan suci pernikahan tentu meninggalkan luka batin yang sangat dalam. Anda mungkin merasa hancur dan mempertanyakan keadilan atas perbuatan menyakitkan tersebut. Oleh karena itu, mari kita bedah pandangan agama mengenai masalah yang sangat serius ini.

Key Takeaways

  • Perselingkuhan adalah dosa besar yang sangat Allah Subhanahu Wa Ta’ala benci karena merusak tatanan keluarga.

  • Pelaku pengkhianatan ini pasti akan menerima hukuman berat di kehidupan sekarang maupun setelah kematian.

  • Pintu ampunan tetap terbuka jika pelaku sungguh-sungguh menyesali perbuatannya lalu segera bertaubat nasuha.

Hukum Selingkuh dalam Islam

Islam memandang ikatan pernikahan sebagai sebuah perjanjian agung atau mitsaqan ghalizha. Ketika seorang suami mengkhianati perjanjian tersebut, ia telah melakukan pelanggaran syariat yang sangat fatal. Perselingkuhan pada dasarnya adalah jalan pintas menuju perbuatan zina.

Larangan mendekati zina telah tertulis dengan sangat jelas dalam kitab suci Al-Qur’an. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman secara tegas dalam Surah Al-Isra ayat 32:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلً

Wa laa taqrabuz zinaa innahuu kaana faahisyah, wa saa’a sabiilaa.

Artinya: “Janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”

Berdasarkan ayat tersebut, ahli tafsir Imam Al-Qurtubi menegaskan bahwa segala bentuk perantara menuju zina adalah haram.

Baca juga: Doa dan Cara Menghapus Dosa Zina

Azab Suami Selingkuh Menurut Islam

Perbuatan khianat ini tentu tidak akan berlalu begitu saja tanpa adanya balasan yang setimpal. Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menyiapkan sanksi tegas bagi para pelakunya di berbagai fase kehidupan. Berikut adalah beberapa akibat buruk yang menanti suami yang berselingkuh jika ia tidak segera sadar.

1. Hilangnya Keberkahan Hidup

Hukuman pertama yang paling sering terjadi di dunia adalah hilangnya keberkahan hidup dari pelakunya. Rezeki mungkin terasa selalu kurang meskipun penghasilan terus bertambah besar setiap bulannya. Kedamaian batin juga akan hilang karena pelaku selalu merasa bersalah dan ketakutan luar biasa.

Hal ini selaras dengan prinsip kuat bahwa dosa akan menghalangi datangnya rahmat ilahi. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah menyebutkan bahwa perbuatan maksiat dapat mencegah datangnya rezeki seseorang. Oleh karena itu, kehidupan pelaku perselingkuhan biasanya dipenuhi dengan rentetan kegelisahan.

2. Kehancuran Nama Baik dan Kehormatan

Selain itu, perselingkuhan pasti akan menghancurkan kehormatan dan nama baik pelakunya di mata masyarakat. Cepat atau lambat, aib memalukan tersebut akan terbongkar dan menjadi rahasia umum. Dampaknya, rasa saling percaya dalam lingkungan keluarga akan hancur seketika.

Anak-anak juga pasti akan menjadi korban utama dari runtuhnya keharmonisan rumah tangga tersebut. Keluarga yang awalnya dibangun dengan menyebut nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala kini harus runtuh berkeping-keping. Ini adalah sebuah konsekuensi sosial dan psikologis yang sangat menyakitkan di dunia.

3. Siksaan Berat di Alam Kubur

Azab suami selingkuh menurut Islam tidak akan berhenti begitu saja ketika pelaku pengkhianatan ini meninggal dunia. Di Alam Barzakh nanti, azab yang sangat pedih telah menanti para pelaku perzinaan. Mereka akan menerima balasan yang mengerikan atas kesenangan sesaat yang haram sewaktu di dunia.

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menceritakan sebuah mimpi peringatan. Beliau melihat pezina laki-laki dan perempuan mengalami siksaan mengerikan di dalam sebuah tungku api. Siksaan tersebut akan terus berlangsung menyakitkan sampai datangnya hari kiamat kelak.

4. Murka Pencipta di Hari Kiamat

Puncak hukuman perselingkuhan dalam Islam akan benar-benar terjadi pada hari pembalasan kelak. Allah Subhanahu Wa Ta’ala sama sekali tidak akan memandang mereka dengan pandangan rahmat. Pelaku pengkhianatan ini akan berdiri dalam kondisi yang sangat hina di hadapan seluruh makhluk.

Mereka harus mempertanggungjawabkan setiap kebohongan yang telah merusak hati pasangannya secara sengaja. Jika tidak bertaubat, neraka adalah tempat kembali yang paling pantas bagi orang-orang tersebut. Oleh sebab itu, azab peselingkuh sangatlah mengerikan dan sebaiknya tidak dianggap remeh.

Baca juga: Makhluk Terakhir saat Hari Kiamat

Cara Bertaubat bagi Suami yang Selingkuh

Meskipun dosanya sangat besar, rahmat Sang Pencipta ternyata jauh lebih luas dari murkanya. Masih ada jalan pulang bagi mereka yang benar-benar ingin memperbaiki diri dan bertaubat. Inilah langkah-langkah penting yang wajib dilakukan oleh pelaku perselingkuhan demi meraih ampunan.

1. Bertaubat Nasuha

Langkah pertama dan paling utama adalah segera melakukan taubat nasuha atau taubat sejati. Pelaku harus segera menghentikan semua hubungan terlarang tersebut tanpa alasan apapun. Ia wajib memohon ampunan secara tulus kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala di sepertiga malam.

Rasa penyesalan yang mendalam harus selalu hadir menyertai permohonan ampunan tersebut setiap hari. Selain itu, ia juga harus berjanji dengan sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya lagi di masa depan. Taubat ini akan menjadi kunci awal turunnya kembali kasih sayang dan ampunan Tuhan.

2. Meminta Maaf secara Terbuka kepada Istri

Meminta ampunan ke langit saja belum cukup jika urusannya berkaitan dengan hati sesama manusia. Untuk menghindari azab suami selingkuh menurut Islam, seorang suami wajib meminta maaf kepada istri. Ia harus mengakui kesalahannya dengan penuh kebesaran hati dan kejujuran mutlak.

Tentu saja, mendapatkan maaf dari pasangan yang terlanjur terluka bukanlah proses yang instan. Suami harus ekstra sabar menerima kemarahan istri sebagai bagian dari konsekuensi perbuatannya. Proses pemulihan ini membutuhkan waktu panjang dan tingkat keikhlasan yang luar biasa besar.

3. Membangun Kembali Rasa Percaya

Setelah meminta maaf, tugas selanjutnya adalah membuktikan perubahan sikap secara nyata dan konsisten. Suami harus bersikap sangat transparan mengenai aktivitas dan pergaulannya sehari-hari di luar rumah. Hal ini amat penting untuk mengembalikan rasa aman dalam hati istri.

Suami juga perlu meningkatkan kualitas ibadah untuk membentengi diri dari godaan maksiat lanjutan. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan kita untuk selalu memperbarui iman setiap saat. Konsistensi dalam beribadah pasti akan menjauhkan diri dari berbagai godaan syaitan yang menyesatkan.

Baca juga: Amalan Agar Terhindar dari Gangguan Setan, Menurut Quran-Hadits

Sungguh Pedih Azab Suami Selingkuh Menurut Islam

Azab suami selingkuh menurut Islam di dunia dan akhirat sangatlah pedih. Dosa pengkhianatan ini merusak tatanan keluarga yang sangat dijaga kelestariannya oleh agama kita. Oleh karena itu, setiap pasangan harus saling menjaga komitmen dan terus memperkuat benteng ketakwaan.

Salah satu cara menjaga ketakwaan suami adalah dengan mendukung aktivitas ibadahnya di rumah. Anda bisa memberikan sebuah hadiah berupa perlengkapan ibadah yang modern dan sangat nyaman dipakai. Misalnya, Anda bisa membelikan sarung dengan sentuhan lifestyle modern agar ia makin rajin beribadah.

Pilihan terbaiknya tentu saja jatuh pada Sarung Mangga yang memadukan tradisi dengan gaya kekinian. Hadiah tulus dari seorang istri tentu akan perlahan melembutkan hati suami yang menerimanya.

Baca juga: Kunci Rumah Tangga Bahagia Menurut Islam

FAQ

Apakah istri berdosa jika meminta cerai karena suami terbukti selingkuh?

Dalam Islam, istri berhak mengajukan gugatan cerai atau khulu’ jika suami melakukan pelanggaran syariat berat seperti berzina. Namun, keputusan besar ini memerlukan pertimbangan matang agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

Apakah dosa selingkuh pada akhirnya bisa diampuni oleh Tuhan?

Ya, asalkan pelakunya mau melakukan taubat nasuha dan meminta maaf tulus kepada pasangan.

Bagaimana sikap terbaik istri jika secara tidak sengaja mengetahui suami selingkuh?

Bicarakan masalah ini secara tegas dan libatkan pihak ketiga yang bijak untuk membantu penyelesaian masalah.

Apakah selingkuh yang belum sampai pada tahap zina juga terhitung berdosa?

Ya, segala bentuk interaksi mesra yang tidak halal termasuk ke dalam zina hati atau zina mata.

Referensi:

  1. https://islam.nu.or.id/syariah/azab-di-dunia-dan-akhirat-bagi-pelaku-selingkuh-ASVyR

  2. https://www.rumahzakat.org/apakah-ada-azab-bagi-suami-yang-berselingkuh/

  3. https://islam.nu.or.id/syariah/ancaman-dalam-islam-bagi-pelaku-perselingkuhan-aDmyO

  4. https://www.rumahzakat.org/bahaya-selingkuh-dalam-islam/

  5. https://muslim.or.id/61570-selingkuh-adalah-dosa-besar.html

  6. https://kotasukabumi.baznas.go.id/artikel/show/perselingkuhan-tak-sekadar-luka-inilah-hukuman-akhirat-yang-sering-diabaikan/31517

  7. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/VkhwVUszTXJPVmQ2ZFRKamNIZG9RMVo2VEdsbVVUMDkjMw==/nikah-dan-cerai-menurut-provinsi.html?year=2025

Tags