Adakah Tuntunan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Islam?
Pergantian tahun, baik Masehi maupun Hijriyah, adalah momen yang banyak orang gunakan untuk merenungkan diri terkait perbuatannya selama setahun terakhir. Pada waktu ini, mereka juga mempersiapkan diri untuk awal baru yang lebih baik. Lantas, adakah tuntunan doa akhir tahun dan awal tahun baru Islam?
Sayangnya, tidak ada doa yang secara khusus merujuk pada doa pergantian tahun Hijriyah. Pasalnya, kalender Hijriyah baru ada setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat sehingga beliau tidak pernah memberikan contoh doanya. Namun, ada doa ketika masuk awal bulan atau awal tahun berdasarkan hadis. Simak berikut ini.
Key takeaways:
Doa akhir tahun dan awal tahun baru Islam tidak ada bacaan khusus yang dituntunkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun, bisa membaca doa awal bulan secara umum berdasarkan riwayat hadis shahih.
Hikmah pergantian tahun Islam adalah menjadi waktu untuk hijrah dan mengevaluasi diri dari perbuatan setahun terakhir guna menjadi pribadi yang lebih baik.
Menyambut Tahun Baru Islam
Muharram termasuk salah satu bulan haram atau bulan suci. Pada waktu ini, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan baik dan menghindari amalan buruk. Lalu, masuknya bulan Muharram juga menandakan bahwa tahun baru Hijriyah telah datang.
Meski memasuki tahun baru Islam, umat muslim sebaiknya tidak merayakan momen ini dengan meriah. Misalnya, seperti menyelenggarakan pesta makan, menyalakan lilin, atau hiburan lainnya yang kurang berfaedah.
Sebab, berbagai amalan penyambutan tersebut tidak pernah ada contoh atau tuntunannya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam maupun para sahabat. Termasuk doa menyambut tahun baru Islam juga tidak ada dalilnya.
Meski begitu, umat muslim masih bisa membaca doa lain yang sudah jelas riwayatnya. Islam memiliki banyak bacaan doa untuk meminta keselamatan, perlindungan, dan permohonan ampun dari Allah subhanahu wa ta’ala yang bisa dibaca kapan saja.
Baca Juga: Bacaan Doa Sholat Taubat Lengkap beserta Artinya
Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun
Pada tanggal 1 Muharram, tidak ada tuntunan spesifik bacaan doa akhir tahun dan awal tahun. Mengutip Rumaysho, Syaikh At Tuwaijiriy dalam Al Bida’ Al Hawliyah menjelaskan doa adalah ibadah.
Namun, mengkhususkan suatu ibadah seperti doa pergantian tahun Islam harus tawqifiyah, yakni disertai dengan dalil. Sementara itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memberikan contoh.
Bagi umat muslim yang ingin tetap membaca doa, ada dua doa yang bisa diamalkan pada awal bulan atau awal tahun Hijriyah.
Dari ‘Abdullah bin Hisyam radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan doa sebagaimana mengajarkan Al-Quran di mana doa ini dibaca saat memasuki awal bulan atau tahun:
اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيطَانِ، وَرِضوَانٍ مِنَ الرَّحمَنِ
Allohumma ad-khilhu ‘alainaa bil amni wal iimaani was salaamati wal islaam, wa jiwaarim minasy-syaithooni, wa ridhwanim minar rohmaani
Artinya: “Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam, juga lindungilah kami dari gangguan setan, dan meraih rida Allah (Ar-Rahman).” (HR. Al-Baghawi dalam Mu’jam Ash-Shahabah, sanadnya shahih)
Doa tersebut bisa dibaca ketika memasuki awal bulan atau tahun secara general, termasuk saat menyambut awal bulan Muharram. Apalagi, riwayatnya juga sudah ada dan jelas.
Kemudian, doa berikutnya ketika melihat hilal atau pertanda masuknya awal bulan, bisa membaca:
اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ رَبِّى وَرَبُّكَ اللَّهُ
Allohumma ahlilhu ‘alayna bilyumni wal iimaani was salaamati wal islaami. Robbii wa robbukallah
Artinya: “Ya Allah, tampakkanlah bulan itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ad-Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan hadis ini shahih)
Baca Juga: 10 Doa Memperoleh Kesehatan dan Akhlak yang Baik
Waktu dan Tata Cara Membaca Doa
Tidak ada aturan khusus terkait waktu maupun tata cara membaca doa akhir tahun dan awal tahun. Doa yang dicontohkan sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelumnya bisa dibaca ketika masuk awal bulan dengan niat yang ikhlas mengharap keselamatan dan perlindungan dari Allah subhanahu wa ta’ala.
Selain itu, secara syariat tidak tuntunan untuk membaca doa tersebut secara berjamaah. Umat muslim bisa membacanya sendiri-sendiri.
Hikmah dan Makna dari Tahun Baru Islam
Momen tahun baru Islam tidak seperti perayaan tahun baru Masehi yang identik dengan pesta kembang api dan hiburan. Sebaliknya, tahun Hijriyah yang baru menjadi waktu untuk refleksi terhadap apa yang telah lewat dan merenungi kembali makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
1. Memperbarui Niat
Hijrah tidak hanya berarti perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain. Perubahan diri dari yang sebelumnya kurang baik menuju kebaikan juga termasuk hijrah.
Alangkah baiknya jika kita memperbarui niat pada setiap perubahan yang hendak dilakukan pada awal tahun baru Islam ini. Sebab, semua amal perbuatan itu tergantung niat sehingga pastikan kita berniat tulus untuk mencapai rida Allah subhanahu wa ta’ala.
2. Melakukan Evaluasi
Hal yang tidak kalah penting adalah melakukan evaluasi, intropeksi, atau muhasabah diri. Luangkan waktu sejenak untuk kembali merenungi segala perbuatan setahun sebelumnya, apakah lebih banyak amal baik atau amal buruk.
Setelah mengevaluasi diri, mantapkan tekad untuk memperbaiki diri dengan meninggalkan segala perbuatan buruk dan berupaya menjalani kehidupan yang lebih bermakna di tahun baru.
3. Mendekatkan diri kepada Allah
Momen pergantian tahun juga mengingatkan seluruh umat muslim bahwa waktu kematian semakin dekat. Hari-hari yang berlalu sedikit demi sedikit mengantarkan kita kepada ujung kehidupan fana di dunia ini.
Maka dari itu, perbanyak mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala karena setelahnya pasti ada kehidupan di akhirat. Jadi, kita perlu menyiapkan bekal amal baik sejak sekarang sebelum pulang kembali pada-Nya.
Baca Juga: 4 Cara Mengenal Allah untuk Meningkatkan Keimanan
Mengupgrade Diri Menjadi Lebih Baik di Tahun Baru
Jadikan pergantian tahun baru Islam sebagai momen untuk memperbarui niat, muhasabah, memohon ampun atas dosa yang lalu, dan mengharapkan kebaikan di tahun yang baru. Perbanyak doa dan ibadah, baik wajib maupun sunnah, sebagai bentuk penghambaan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Bagi laki-laki muslim yang tahun sebelumnya jarang salat berjamaah, mari mengupgrade diri menjadi lebih baik di tahun baru dengan menyempatkan ke masjid. Untuk menemani ibadah, pakai Sarung Mangga yang menjadi sarung favorit para santri karena terbuat dari bahan berkualitas dengan sentuhan motif kekinian.
FAQ
1. Doa apa yang bisa dibaca ketika masuk akhir dan awal tahun?
Doa meminta keselamatan, perlindungan, dan mohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
2. Apa yang sebaiknya dilakukan saat tahun baru Islam?
Merenungkan tahun yang telah berlalu dan memohon kebaikan Allah subhanahu wa ta’ala untuk tahun yang akan datang.
3. Bolehkah mengadakan perayaan tahun baru Islam seperti Masehi?
Sebaiknya tidak karena Islam mengajarkan untuk tidak menyerupai suatu kaum.
4. Apakah ada amalan khusus saat tahun baru Islam?
Tidak ada amalan khusus untuk menyambut tahun baru Islam. Umat muslim dianjurkan untuk muhasabah dan memperbaiki diri.
Referensi:
https://rumaysho.com/29178-doa-sahih-awal-bulan-dan-awal-tahun-hijriyah.html
https://rumaysho.com/9209-doa-awal-dan-akhir-tahun-hijriyah-adakah-tuntunan.html
https://rumaysho.com/719-kekeliruan-dalam-menyambut-awal-tahun-baru-hijriyah.html
https://muhammadiyah.or.id/2023/07/sejarah-dan-asal-muasal-penyusunan-kalender-hijriyah/