Blog Islam Sehari-hari Haji dan Umrah

Doa Berangkat Umroh yang Dianjurkan, Lengkap Arab dan Artinya

Ini Doa Berangkat Umroh yang Harus Dibaca Source: Pexels
Ini Doa Berangkat Umroh yang Harus Dibaca Source: Pexels

Saat hendak berangkat ke Tanah Suci, Islam menganjurkan calon jamaah untuk membaca doa berangkat umroh agar mendapat keselamatan dan kelancaran dalam beribadah. Hal ini karena umroh termasuk safar atau perjalanan jauh, yang menjadi salah satu waktu mustajab untuk berdoa.

Key Takeaways

  • Calon jamaah dianjurkan membaca doa sebelum berangkat umroh. Ini karena mereka termasuk musafir yang doanya mustajab (dikabulkan).

  • Bacaan doa untuk orang berangkat umroh meliputi doa keluar rumah, doa naik kendaraan, doa safar umroh sampai tiba di tempat tujuan.

  • Selain memperbanyak doa, jamaah perlu mempersiapkan bekal agar ibadah umroh berjalan lancar. Mulai dari fisik, kesehatan, perlengkapan pakaian, dan lain-lain.

Baca juga: Keutamaan Umroh Bukan Healing: Spiritual Reset yang Hakiki

Pentingnya Membaca Doa Berangkat Umroh

Bukan hanya doa orang tua, Imam Nawawi dalam kitab al-Adzkar membahas tentang mustajabnya doa seorang musafir. Imam Nawawi menerangkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala memberi keutamaan khusus pada seorang musafir atas doa-doa yang mereka panjatkan karena melalui perjalanan panjang disertai kesulitan, perubahan kondisi tak biasa, dan tantangan.

Keterangan Imam Nawawi ini bersumber dari hadis Nabi riwayat Abu Hurairah Ra. berikut:

Tiga doa yang mustajab dan tidak ada keraguan di dalamnya: doa orang yang teraniaya, doa musafir, dan doa orang tua terhadap anaknya.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Doa Berangkat Umroh yang Dianjurkan

Berikut ini empat doa umroh mabrur yang bisa Anda ucapkan.

1. Doa Keluar Rumah

Mengucapkan doa berangkat umroh tidak dimulai saat pesawat akan lepas landas. Justru yang paling baik adalah mulai dari keluar rumah sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengajarkan untuk memohon perlindungan agar diberi keselamatan lahir maupun batin.

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نَزِلَّ أَوْ نَضِلَّ، أَوْ نَظْلِمَ أَوْ نُظْلَمَ، أَوْ نَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيْنَا

Bismillāhi tawakkaltu ‘alallāh, Allāhumma innā na‘ūdzu bika min an nazilla au nadhilla, au nadhlima au nudhlama, au najhala au yujhala ‘alainā.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, kami bertawakkal kepada Allah. Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari tergelincir atau tersesat, menzalimi atau dizalimi, berbuat bodoh atau diperlakukan bodoh oleh orang lain.”

2. Doa Duduk di Kendaraan

Setelah Anda duduk di kendaraan, baik naik bus, mobil atau pesawat, tetap sunnah melantunkan doa berangkat umroh sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ibnu Farhun al-Maliki dalam kitabnya. Begini doa duduk di kendaraan yang mungkin familiar di telinga.

بِسْمِ اللَّهِ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Bismillāhi, subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīn wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah. Mahasuci Allah yang telah menundukkan ini bagi kami, padahal kami tidak akan mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami pasti akan kembali.”

3. Doa Ketika Kendaraan Bergerak

Setelah kendaraan mulai berjalan, para ulama menganjurkan jamaah membaca doa untuk menanamkan rasa tawakal dan keyakinan bahwa seluruh perjalanan berada dalam perlindungan Allah subhanahu wa ta’ala. Doa ini termaktub dalam Ihya’ Ulumuddin karya Imam al-Ghazali yang berbunyi:

بِسْمِ اللَّهِ، وَبِاللَّهِ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، مَا شَاءَ اللَّهُ كَانَ، وَمَا لَمْ يَشَأْ لَمْ يَكُنْ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Bismillāhi, wa billāhi wallāhu akbaru, tawakkaltu ‘alallāh, wa lā ḥaula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘adhīm. Mā syā’allāhu kāna wa mā lam yasya’ lam yakun. Subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīn wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, dengan pertolongan Allah, dan Allah Maha Besar. Aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak Ia kehendaki tidak akan terjadi. Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami pasti akan kembali.”

4. Doa Safar Umroh

Setelah itu, jangan lupa membaca doa berangkat umroh sebagai berikut.

اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ 

الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالأَهْلِ

Allahumma anta as-sahibu fis-safari wal-khalifatu fil-ahli, Allahumma inni a’udzu bika min wa’tha’is-safari wa kaabatil-manzari wa su’il-munqalabi fil-maali wal-ahli.

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan dan pelindung bagi keluarga yang ditinggalkan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, dan keburukan yang menimpharta dan keluarga.”

5. Doa Sampai Tujuan

Sesampainya di Mekkah atau Madinah, Anda bisa langsung membaca doa sebagaimana kebiasaan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ketika sampai ke tempat tujuan. Begini doa yang dimaksud.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا

Allāhumma innī as’aluka khairahā wa khaira ahlihā wa khaira mā fīhā, wa a’ūdzu bika min syarrihā wa syarri ahlihā wa syarri mā fīhā.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan tempat ini, kebaikan penduduknya, dan kebaikan yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan tempat ini, keburukan penduduknya, dan keburukan yang ada di dalamnya.”

Baca juga: Panduan Lengkap Rukun Umroh: Syarat, Doa, dan Tata Caranya

Tips agar Ibadah Umroh Lebih Khusyuk Sejak Keberangkatan

Anda perlu mempersiapkan kondisi fisik dan mental agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal dan meraih umroh yang mabrur. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

1. Kesehatan Fisik dan Mental

Menjaga kesehatan fisik dan mental menjadi hal utama sebelum berangkat umroh. Pastikan tubuh dalam kondisi fit dengan istirahat yang cukup, pola makan seimbang, dan olahraga ringan. Siapkan juga mental dengan memperbanyak doa, niat tulus, serta memahami rangkaian ibadah agar dapat menjalankannya dengan tenang dan khusyuk.

2. Dokumen Penting

Pastikan semua dokumen penting telah dipersiapkan secara lengkap, seperti KTP, paspor, visa umroh, tiket perjalanan, sertifikat vaksin, dan kartu asuransi perjalanan jika ada. Jangan lupa membawa dokumen salinannya. Sebab, dokumen cadangan ini sangat penting sebagai antisipasi bila dokumen utama hilang.

3. Mengikuti Manasik Umroh

Jangan melewatkan manasik umroh sebelum berangkat ke Tanah Suci. Pasalnya, Anda akan belajar urutan ibadah, doa-doa yang dibaca, serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama umroh agar tidak kebingungan dan khusyuk.

4. Melakukan Vaksin Lengkap

Vaksin meningitis wajib hukumnya bagi jamaah umroh agar terlindungi dari risiko infeksi meningitis meningokokus. Sebab, penyakit ini tergolong serius karena menyerang selaput otak dan mudah menular di tengah kerumunan.

5. Membawa Perlengkapan Secukupnya

Pastikan membawa perlengkapan secukupnya, seperti pakaian, perlengkapan ibadah, obat-obatan pribadi, serta kebutuhan penting lainnya. Hindari membawa barang berlebihan agar perjalanan lebih praktis dan tidak merepotkan.

Baca juga: Rangkaian Ibadah Umroh 101, Biar Gak Cuma Gaya-Gayaan!

Sempurnakan Niat agar Ibadah Lebih Khusyuk

Membaca doa berangkat umroh tidak sekadar menjadi ritual, tetapi juga cara meneguhkan niat dan menghadirkan kesadaran penuh dalam setiap langkah ibadah. Nah, agar ibadah Anda semakin nyaman, jangan lupa bawa perlengkapan ibadah dan pakaian yang nyaman.

Biasanya, orang Indonesia suka sekali membawa sarung sebagai teman ibadah. Sarung Mangga adalah pilihan tepat yang bisa Anda bawa beribadah ke Tanah Suci karena bahannya yang adem dan nyaman, cocok dengan cuaca di sana.

FAQ 

Apa ada doa untuk orang berangkat umroh?

Ada doa bagi orang yang akan berangkat umroh. Mulai dari keluar rumah, doa safar, dan doa saat sampai ke tujuan.

Kalau mau berangkat umroh, apa yang harus dilakukan?

Sebelum berangkat umroh, Anda harus mempersiapkan banyak hal, mulai dari fisik dan mental, dokumen penting, mengikuti manasik, hingga membawa perlengkapan sesuai kebutuhan.

Apa ucapan untuk orang yang mau berangkat umroh?

Anda bisa mengucapkan selamat berangkat umroh, semoga perjalanan umroh mendapat perlindungan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Selamatan berangkat umroh namanya apa?

Namanya walimatussafar umroh.

Sumber:

  1. https://bpkh.go.id/publikasi/siaran-pers/doa-pelepasan-umroh

  2. https://navahajiumroh.com/doa-safar-umroh/

  3. https://mui.or.id/baca/bimbingan/4-doa-perjalanan-haji-dan-umroh-yang-dianjurkan-dari-berangkat-hingga-tiba-di-tanah-suci-69ecbaa8d0feb?page=5

  4. https://islami.co/ternyata-doa-musafir-itu-mustajab/

  5. https://arrayyan.travel/blog/umrah/bacaan-doa-berangkat-umroh/

  6. https://shahiraumroh.com/blog/detail/92/doa-berangkat-umroh-lengkap-baca-ini-sebelum-berangkat

  7. https://madanitour.co/doa-berangkat-haji/

Tags