Kota Thaif: Jejak Dakwah Rasulullah dan Destinasi saat Umroh
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah dari satu kota ke kota lainnya untuk menyiarkan agama Islam. Salah satu tujuan dakwah beliau adalah ke Kota Thaif. Kisah beliau di kota ini menyimpan luka dan pelajaran yang luar biasa bagi umat Islam mengenai perjuangan menyebarkan kebenaran.
Itulah mengapa Thaif menyimpan nilai sejarah Islam yang begitu kental. Banyak jemaah umroh dan haji yang ingin mengunjungi kota ini, selain Mekah dan Madinah, untuk menambah wawasan spiritual. Apalagi, di sana juga banyak destinasi wisata alam yang memesona.
Key takeaways
Kisah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di Thaif sangat menyayat hati karena beliau menghadapi penolakan keras dari penduduk Thaif saat berdakwah.
Hikmah hijrah ke Thaif yaitu kegigihan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menyebarkan ajaran Islam dengan penuh kelembutan dan kesabaran hati yang tidak menyimpan dendam.
Anda bisa mengunjungi berbagai destinasi wisata Thaif seperti Masjid Addas, Kebun Mawar Thaif, Pegunungan Al Hada, dan Taman Al Rudaf.
Mengenal Kota Thaif
Thaif adalah sebuah kota yang terletak di wilayah barat Arab Saudi. Kota ini berada di area pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut. Itulah mengapa banyak yang menjuluki Thaif sebagai “kota di atas awan” karena lokasinya tersebut.
Para jemaah haji dan umroh biasanya memasukkan Thaif sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi. Apalagi, jaraknya dari Mekah juga tidak terlalu jauh, sekitar 60–100 kilometer. Di sana, mereka bisa menikmati sejumlah destinasi wisata sejarah, religi, hingga alam dalam satu paket lengkap.
Kisah Nabi Muhammad SAW di Kota Thaif
Ketika membicarakan Thaif, kota ini tidak terlepas dari sejarah panjang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selama berdakwah. Pada masa itu, beliau mengalami masa yang berat setelah Abu Thalib dan Khadijah radhiyallahu anha meninggal dunia. Kaum Quraisy semakin gencar mengganggu dan menekan beliau.
Akhirnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama Zaid bin Haritsah hijrah ke Thaif dengan harapan penduduk di sana akan menerima dan menjadi tempat berlindung yang aman. Namun, yang terjadi justru kebalikannya. Tokoh-tokoh Thaif menolak keras dakwah beliau.
Mengutip Suara Muhammadiyah, orang-orang Thaif juga berbuat jahat seperti menghina dan melempar batu ke arah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sandal beliau sampai berlumuran darah karena tumitnya terkena lemparan batu. Zaid bin Haritsah yang berusaha menjadi perisai beliau juga terluka.
Hikmah Perjalanan Nabi Muhammad SAW ke Kota Thaif bagi Muslim
Sejarah Kota Thaif yang pernah menjadi tempat singgah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menyebarkan risalah Islam mengandung beberapa hikmah yang bisa Anda petik.
1. Beratnya Perjuangan Nabi SAW saat Berdakwah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan gigih mendekati para pemuka masyarakat Thaif untuk menyebarkan agama Islam. Namun, tidak seorang pun yang menyambut seruan beliau dengan respons positif. Meski begitu, beliau tetap bersabar dan tegar menghadapi penderitaan tersebut.
Dari situ, kita bisa belajar betapa beratnya perjuangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menyampaikan kebenaran. Maka dari itu, sebagai umatnya, kita harus menjaga ajaran yang telah beliau sebarkan dengan sepenuh hati.
2. Pertolongan Allah SWT itu Pasti
Di tengah ujian yang dihadapi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat kedua tangan untuk berdoa dan menceritakan keluh kesahnya kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Hal ini menunjukkan hikmah bahwa tidak ada tempat bergantung selain kepada-Nya.
Kemudian, Allah subhanahu wa ta’ala mengirimkan pertolongan yang nyata. Ia mengutus malaikat penjaga gunung untuk menimpa al-Akhsyaban (dua gunung di Mekah) kepada penduduk Kota Thaif jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menginginkannya.
3. Alih-Alih Dendam, Nabi SAW Memilih Mendoakan
Setelah mengalami penentangan keras dari penduduk Thaif, tidak terbesit keinginan dalam hati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk membalaskan dendam. Padahal, Allah subhanahu wa ta’ala telah memberikan kesempatan jika beliau ingin membalas kaum yang menentang dakwahnya.
Sikap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia tidak mengharapkan kebinasaan terhadap kaumnya. Beliau justru memaafkan dan mendoakan agar suatu hari nanti, anak keturunan mereka beriman kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Baca Juga: Doa Memohon Perlindungan dari Orang Zalim dalam Al Quran
Tempat Bersejarah dan Destinasi Wisata Thaif
Meskipun dulu sempat menjadi kota yang menolak dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, penduduk Thaif kemudian masuk Islam dan menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah Islam. Kini, kota ini sering menjadi tujuan wisata. Berikut adalah beberapa destinasi yang populer di Thaif.
1. Masjid Addas
Setelah dilempari batu oleh penduduk Thaif, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beristirahat di kebun. Kemudian, bertemulah dengan Addas yang menawarkan anggur kepada beliau. Tempat pertemuan itu kemudian dibangunkan sebuah masjid bernama Masjid Addas yang tidak pernah sepi dari peziarah.
2. Kebun Mawar Thaif
Wisata Thaif yang terkenal berikutnya adalah kebun mawar. Mawar sudah menjadi ikon unik dari kota ini. Anda bisa menyaksikan indahnya hamparan bunga mawar serta proses penyulingan air mawar. Selain itu, ada banyak toko yang menjual oleh-oleh wewangian seperti parfum mawar, minyak atsiri, dan sabun.
3. Pegunungan Al-Hada
Kota Thaif memiliki udara yang sejuk, sehingga jika Anda datang ke pegunungan Al-Hada, rasanya sangat menyegarkan. Di sana, Anda bisa menyaksikan lanskap perbukitan dan lembah yang memukau. Bahkan, ada wahana kereta gantung yang bisa Anda naiki untuk menikmati pemandangan kota dari ketinggian.
4. Taman Al Rudaf Thaif
Apabila Anda beribadah umroh bersama keluarga, ajak mereka untuk mampir ke Taman Al Rudaf Thaif yang memiliki berbagai bunga warna-warni. Berjalan-jalan di taman ini akan menjadi kenangan yang indah dan menyejukkan hati berkat pemandangan asri.
Thaif, Kota yang Merekam Jejak Perjuangan Rasulullah SAW
Sebagai kota yang menjadi bagian dari sejarah panjang Islam, Kota Thaif layak Anda pertimbangkan sebagai destinasi untuk menambah wawasan spiritual bagi jemaah umroh maupun haji. Dari kota ini, kita bisa belajar keteguhan dan kelembutan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menghadapi ujian berat.
Selain itu, kita juga diajarkan untuk bergantung hanya kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Jadikan momen Anda saat beribadah semakin nyaman dengan pakaian sholat yang berkualitas. Bagi laki-laki, kenakan sarung berbahan tetron rayon yang lembut dan halus dari Sarung Mangga. Kami punya segudang katalog sarung motif kekinian!
Baca Juga: 5 Hikmah Ibadah Haji dan Umroh yang Luar Biasa
FAQ
Apa kisah di balik kota Thaif dalam Islam?
Pernah menjadi tempat hijrah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menyiarkan agama Islam.
Apa manfaat pergi ke Thaif?
Menambah wawasan spiritual Islam dari destinasi-destinasi religi di sana.
Apa kelebihan Thaif sebagai tujuan wisata?
Udara yang sejuk, pemandangan alam indah memesona, dan perkebunan-perkebunan yang subur.
Apa contoh wisata alam di Thaif?
Pegunungan Al-Hada dan perkebunan mawar.
Referensi:
https://namira.travel/articles/mengenal-kota-thaif-kota-sejuk-di-balik-pegunungan-hijaz
https://hmb.co.id/blog/detail/kota-thaif-dan-rasulullah-kisah-luka-yang-berbuah-doa-terindah
https://web.suaramuhammadiyah.id/2021/03/19/nabi-muhammad-saw-19-hijrah-ke-thaif/
https://rumaysho.com/19914-faedah-sirah-nabi-pelajaran-dari-dakwah-ke-thaif-01.html