Blog Islam Sehari-hari Haji dan Umrah

Manasik Haji Sesuai Sunnah, Bekal Biar Ibadah Haji Gak Zonk!

jamaah haji di sekeliling Ka’bah
jamaah haji di sekeliling Ka’bah

Berhubung haji itu bagi yang mampu, bukan bagi yang tua, kalau kamu sudah mulai menata life goals buat berangkat ke Tanah Suci, siapin bekal ilmu dari sekarang.  Pemahaman soal manasik haji itu wajib hukumnya biar nggak bingung dan "lost" pas mulai ibadah yang mulia ini. 

Anggap saja bacaan ini sebagai simulasi atau training camp sebelum kamu benar-benar "tanding" di lapangan.

Pengertian Manasik Haji

Arti manasik haji adalah keseluruhan rangkaian dan tata cara ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya. Mengutip dari laman Almanhaj, secara bahasa (etimologi), haji itu artinya "tujuan". Nah, kalau secara syariat, haji itu artinya kita beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’aalaa dengan melakukan rangkaian manasik yang sudah dicontohkan Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam di tempat dan waktu yang sudah ditentukan.

Seperti yang kamu tahu, haji itu bagian dari rukun Islam, hukumnya wajib untuk yang mampu, seperti yang dijelaskan dalam surat Ali ‘Imran ayat 97. Sementara rincian urutan manasik haji itu adanya di dalam sunnah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam

Intinya, manasik mengacu pada runtutan ibadahnya itu sendiri, dalam hal ini, ya ibadah haji. Mulainya dari niat ihram, wukuf, hingga thawaf

Eksistensi pembahasan runtutan ibadah haji, yang dikenal sebagai simulasi haji oleh sebagian orang Indonesia, fungsinya adalah untuk membimbing calon jamaah haji supaya menjalankan ibadah secara sah dan sempurna, nggak asal ikut-ikutan orang doang.

Tujuan dan Manfaat Mengikuti Manasik Haji

Manasik haji itu bentuk pengabdian nyata dan sangat teknis yang selaras dengan tujuan penciptaan manusia untuk menyembah hanya kepada Allah subhanahu wa ta’aalaa. Nah, value-nya tuh besar banget, karena merupakan perwujudan tata cara "menyembah" yang holistik dan sesuai dengan ketentuan Rabbul ‘alamin melalui tuntunan Nabi-Nya.

1. Manifestasi Tauhid dan Sunnah

Seluruh amal haji adalah bentuk pengesaan Allah subhanaahu wa ta'aalaa (tauhid). Mengikuti manasik sesuai petunjuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memastikan ibadahmu murni, fokus pada track yang benar, dan menjauhkan diri dari syirik dan modifikasi yang nggak berdasar.

2. Esensi Zikir dan Ketundukan

Roh dari haji adalah zikir. Setiap prosesi bertujuan menegakkan sebutan nama Rabbul 'alamin dalam hati dengan penuh ketenangan (sakinah) dan rasa cinta, bukan sikap berlebihan dan yang tidak sepatutnya.

3. Mendidik Hati dan Berserah Diri

Meninggalkan kenyamanan demi haji melatih hati untuk berserah total kepada Rabbul 'alamin. Manasik haji bantuin kamu detoks penyakit hati seperti ghibah, sombong, hingga perdebatan yang nggak perlu agar ibadah sempurna.

4. Solidaritas dan Kepekaan Sosial

Pas haji, umat Islam dari seluruh dunia bersatu tanpa sekat status sosial. Nah, seluruh ritual haji itu bantu self-improvement untuk lebih peduli, saling menolong, dan bersikap lembut sekaligus fokus terutama saat berada di kerumunan yang padat. Susah bukan main, tapi harapannya disiplin ini akan mendatangkan rahmat dari Allah subhanahu wa ta'aalaa untuk kamu. 

Tata Cara Manasik Haji Sesuai Sunnah

Ada 3 jenis manasik haji yang bisa kamu pilih sesuai keadaan. 

  • Tamattu’ (sangat dianjurkan): Caranya, kamu umrah dulu di bulan-bulan haji, lalu bertahallul (bebas dari larangan ihram), terus niat haji pada 8 Dzulhijjah. Wajib menyembelih hadyu (hewan ternak) sebagai tanda syukur atas kemudahan 2 ibadah dalam satu musim.

  • Ifrad: Dilakukan dengan berniat ihram khusus untuk ibadah haji saja. Jemaah tetap dalam keadaan ihram sejak dari Miqat hingga tuntas melempar jamrah aqabah pada 10 Dzulhijjah. Keistimewaan tata cara ini adalah jemaah tidak diwajibkan menyembelih hadyu.

  • Qiran: Berniat ihram sekaligus untuk haji dan umrah. Kamu tetap dalam keadaan ihram hingga seluruh rangkaian selesai, dan wajib menyembelih hadyu.

Untuk semua manasik, urutan hajinya sama, sesuai standar yang dijelaskan dalam Hadits Jabir bin Abdillah mengenai Haji Wada' berikut ini. 

1. Ihram Dimulai dari Miqat

Ini "garis start" buat niat ibadah haji. Kamu mandi sunnah, pakai ihram, dan mulai talbiyah. Di tahap ini larangan ihram udah berlaku. Doa manasik haji di ritual pertama ini adalah talbiyah, yaitu: “Labbaika Allahumma labbaika, Labbaika Laa Syariika laka labbaika, innal hamda wanni’mata laka wal mulka, laa syariika laka.

Buat cewek yang lagi haid atau nifas, mandi tetap dianjurkan dan ihram tetap sah!

2. Thawaf dan Sa’i

Setibanya di Makkah, jemaah melaksanakan thawaf dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran. Pada tiga putaran pertama, disunnahkan melakukan raml alias lari-lari kecil. Habis itu, lanjut sa’i dari bukit Shafa ke Marwah. 

3. Hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

Jemaah menuju Mina untuk mempersiapkan diri sebelum puncak ibadah haji. Di tempat ini, kamu melakukan salat Zuhur sampai Subuh keesokan harinya dengan cara qashar tanpa jamak sebagai persiapan sebelum wukuf.

4. Wukuf di Arafah (9 Dzulhijjah)

Berdiam di Arafah (setelah matahari tergelincir atau Zuhur di hari Arafah sampai terbit fajar shadiq keesokan harinya). Fokus pada doa, zikir, dan ketundukan total kepada Allah subhanaahu wa ta'aalaa.

5. Mabit di Muzdalifah

Setelah terbenam matahari, beranjak ke Muzdalifah untuk bermalam (mabit) dan mengambil batu untuk melontar jamrah.

6. Nahr dan Tahallul (10 Dzulhijjah)

Melontar jamrah aqabah, menyembelih hewan kurban (hadyu bagi Tamattu' dan Qiran), dan mencukur rambut. Setelah ini, sebagian besar larangan ihram terangkat.

7. Thawaf Ifadhah

Kembali ke Ka'bah untuk rukun thawaf haji, diikuti sa’i jika belum dilakukan.

Perbedaan Manasik Haji dan Manasik Umrah

  • Secara waktu, umrah itu fleksibel, bisa kapan saja selagi kamu punya budget dan waktu. Haji waktunya terbatas cuma di bulan-bulan haji saja (Syawal, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah).

  • Dari segi rukun, umrah itu simpel karena hanya mencakup ihram, thawaf, sa’i, dan tahallul. Sedangkan haji perlu ada wukuf di Arafah yang wajib hingga mabit (menginap) di Mina dan Muzdalifah.

Kesalahan Umum Saat Manasik Haji

Ada banyak banget kesalahan yang umum jamaah lakuin, ringan maupun berat, apalagi di zaman sekarang. Biar ibadah haji kamu gak zonk, hindari daftar kesalahan manasik yang udah diringkas berikut ini. 

  • Ninggalin rukun dan wajib haji. Contohnya sengaja meninggalkan wukuf di Arafah (haji tidak sah), tidak mabit di Muzdalifah/Mina tanpa udzur, atau nglewatin miqat tanpa ihram

  • Pelanggaran ihram dan maksiat, di antaranya adalah melakukan rafats (kata-kata kotor/porno), fusuq (kefasikan seperti merokok atau maksiat lainnya), dan jidal (debat kusir).

  • Kurang adab dan kezaliman, seperti tidak tenang (sakinah) waktu beribadah, saling sikut di kerumunan, hingga sibuk dokumentasi (haji selfie) yang akhirnya bikin gak fokus dan ganggu orang lain.

Level Up Hidup Lewat Ibadah 

Melakukan manasik haji yang benar dengan niat tulus karena Allah subhanahu wa ta’aalaa semata itu kewajiban sekaligus kunci supaya ibadah kamu khusyuk dan sah. Insyaa Allah jadi sebab kamu meraih mabrur alias berkah dalam ibadah yang berdampak ke kehidupan.

Kamu bisa mantepin juga persiapan ibadah haji dan ibadah harian dengan perlengkapan yang mendukung kenyamanan fisik. Seneng pake sarung? Cobain pilihan sarung dengan vibes sopan tapi modern dari Sarung Mangga untuk temen ibadah di manapun. 

FAQ

1. Apa itu manasik?

Simulasi beribadah haji sesuai syariat Islam oleh calon jemaah.

2. Kenapa kadang di TK ada manasik?

Itu biasanya dilakukan sebagai bentuk edukasi memperkenalkan rukun Islam kelima, yaitu ibadah haji.

3. Apakah manasik haji wajib?

Wajib bagi para calon jemaah haji sebagai bekal kesiapan menunaikan ibadah di Tanah Suci.

4. Manasik haji pakai baju apa?

Pakaian ihram.


References:

1. https://almanhaj.or.id/2253-tata-cara-haji.html

2. https://almanhaj.or.id/82486-bimbingan-manasik-haji.html

3. https://almanhaj.or.id/2870-miqat-dan-jenis-manasik.html

4. https://muslim.or.id/10110-fikih-haji-2-tiga-cara-manasik-haji.html

5. https://rumaysho.com/36997-tata-cara-pelaksanaan-haji-rasulullah-secara-lengkap-dari-hadits-jabir.html

6. https://rumaysho.com/36915-tiga-jenis-haji-qiran-tamattu-dan-ifrad-manakah-yang-dilakukan-nabi.html 

7. https://muslim.or.id/85724-hikmah-ibadah-haji.html 

8. https://rumaysho.com/36773-haji-hikmah-dan-pensyariatannya.html 

9. https://alhafidzacademy.com/hajj-manasik/#:~:text=Hajj%20Manasik%20refers%20to%20the%20sacred%20rituals%20of%20the%20hajj,Tawaf

Tags