Blog Kisah - kisah Nabi dan Rosul

Mukjizat Nabi Muhammad: Bukti Kenabian dan Hikmahnya

Apa Saja Bentuk Mukjizat Nabi Muhammad? Source: Unsplash
Apa Saja Bentuk Mukjizat Nabi Muhammad? Source: Unsplash

Pernahkah Anda merasa butuh bukti nyata di tengah gempuran keraguan zaman sekarang? Mempelajari mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bisa menjadi jangkar spiritual yang kuat.

Fenomena luar biasa ini bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan bukti otentik yang valid untuk menguatkan keyakinan generasi muda saat ini.

Key Takeaways

  • Mukjizat berfungsi sebagai bukti autentik atas kebenaran risalah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

  • Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar yang terjaga keasliannya hingga akhir zaman.

  • Memahami esensi mukjizat dapat memperkokoh keyakinan generasi muda saat ini.

Baca juga: Kisah Nabi Muhammad, Mulai dari Kelahirannya hingga Wafat

Macam-macam Mukjizat Nabi Muhammad

Berikut adalah beberapa bukti keagungan risalah kenabian beliau yang patut kita pelajari bersama sebagai bahan perenungan iman.

1. Al-Qur’an al-Karim

Kitab suci Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Kitab suci ini adalah pedoman hidup bagi seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Berbeda dengan mukjizat nabi terdahulu yang bersifat temporal dan harus disaksikan saat itu juga, keunikan Al-Qur’an berupa auditori (hafalan).

Riwayat Jabir menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak akan pernah terpengaruh oleh perjalanan zaman. Wahyu ilahi ini menjadi bentuk rahmat terbesar dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala bagi semesta alam.

2. Peristiwa Isra’ Mi’raj

Isra’ Mi’raj adalah perjalanan maha dahsyat dalam waktu satu malam yang melampaui dimensi ruang dan waktu. Perjalanan ini terbagi menjadi dua fase utama.

Isra’ merupakan perjalanan horizontal dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina. Fase berikutnya, Mi’raj adalah perjalanan vertikal menembus lapisan langit hingga mencapai Sidratul Muntaha.

Mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam ini diabadikan melalui firman Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menerangkan bahwasanya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam diperjalankan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala pada malam hari dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, kemudian dinaikkan ke Sidratul Muntaha sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari Sang Pencipta.

3. Penyembuhan Penyakit Mata ali bin Abi Thalib

Riwayat dari Sahl bun Sa’ad As-Saiidiy ra: 

Saat itu perang Kahibar. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Esok hari, akan kuserahkan panji ini pada seseorang. Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberi kemenangan melalui tangannya. Dia mencintai Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya, Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya pun mencintainya.”

Saat esok tiba, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mencari Ali bin Abi Thalib. Setelah Ali datang, terlihat bahwa Ali sedang sakit mata. Lalu, di depan banyak orang, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meludahi kedua matanya dan memberikan doa. Hilanglah sakit mata itu, seperti tidak pernah sakit. Setelah itu, panji diserahkan.

Baca juga: Makna di Balik Gelar Uswatun Hasanah yang Disandang Nabi Muhammad

4. Air yang Memancar dari Jemari

Peristiwa di Zawra saat waktu sholat asar tiba. Anas bin Malik meriwayatkannya. Saat umat Islam kesulitan menemukan air untuk berwudhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meletakkan tangan beliau ke dalam sebuah wadah kecil berisi sedikit air. Tiba-tiba, aku memancar dari jemari beliau. Maka orang-orang berwudhu darinya.

Qatadah bertanya kepada Anas: “Berapa jumlah kalian saat itu?”

Ia menjawab: “Tiga ratus atau sekitar tiga ratus” (HR. Bukhari)

Peristiwa serupa yang menunjukkan limpahan berkah ini kembali berulang dalam perjalanan Hudaibiyah berdasarkan kesaksian Jabir ibn Abdillah al-Anshari ra.

5. Keberkahan Makanan Milik Abu Thalhah

Persoalan keterbatasan logistik lagi-lagi menjadi mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang menakjubkan. Ketika Abu Thalhah menyadari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sedang menahan lapar, ia mengatakan kepada istrinya, Ummu Sulaim, agar mengolah bahan makanan mereka yang sedikit untuk Rasul.

Anas bin Malik menjumpai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sedang duduk di masjid bersama para sahabatnya. Lalu, Rasul bertanya: “Apakah engkau diutus oleh Abu Thalhah untuk memberi makan?”. Anas mengiyakan.

Nabi memerintahkan para sahabatnya untuk berdiri dan menuju rumah Abu Thalhah. 

Abu Thalhah: “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sudah tiba dan ternyata juga membawa manusia. Padahal kita tidak memiliki stok makanan yang mencukupi mereka.”

Ummu Sulaim: ”Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasulnya lah yang lebih tahu”

Setelah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam di dalam, makanan itu dihidangkan. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam memandang makanan itu sambil berdoa. Dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala, makanan itu tidak habis-habis hingga semua orang merasa kenyang. Para sahabat yang makan bergiliran jumlahnya tidak kurang dari delapan puluh hingga sembilan puluh orang. 

6. Segelas Susu bagi Ahlus Suffah

Kisah yang melibatkan Abu Hurairah dan para pencari ilmu yang harus tinggal di serambi Masjid Nabawi (Ahlus Suffah) karena tidak punya harta dan sedang menderita kelaparan ekstrem. Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melewati masjid dan melihat Abu Hurairah, beliau berkata “Wahai Abu Hurairah, mari ikut aku.”

Sesampai di rumahnya, ada semangkuk susu. Beliau berkata bahwa susu itu adalah pemberian seseorang. Lalu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berkata, “Hai Abu Hurairah, pergi dan panggillah Ahlus Suffah”. Ketika para Ahlus Suffah (berjumlah 70 orang) sampai, beliau berkata, “Berikanlah susu ini kepada mereka!”

Setiap orang meminum susu dari mangkuk itu hingga tinggal Abu Hurairah dan Rasul saja. Beliau berkata “Tinggal kita berdua”. Lalu Rasul menyuruh, “Sekarang minumlah”. Abu Hurairah minum. “Minumlah lagi”, ujar Sang Rasul. Hingga Abu Hurairah harus berkata, “Ya Rasulullah, sekarang aku sudah tidak mampu minum lagi.”

Sungguh menakjubkan kisah Nabi Muhammad SAW dan mukjizatnya yang selalu disaksikan oleh banyak orang. Beruntung bagi kita karena dapat meneladani kisah-kisah menakjubkan ini langsung dari orang yang terlibat.

7. Peristiwa Membelah Bulan

Mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam berdasarakan riwayat Abdullah bin Mas’ud RA:

“Bulan telah terbelah pada masa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjadi dua bagian, maka Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam berkata: ‘Saksikanlah kalian semua.’” (HR. Imam Al-Bukhari)

Riwayat dari Anas bin Malik RA:

“Sesungguhnya penduduk Mekah telah meminta kepada Rasulullah SAW untuk memperlihatkan kepada mereka (mukjizat) tanda-tanda (kerasulannya), maka Rasul memperlihatkan kepada mereka terbelahnya bulan.” (HR. Imam Bukhari)

Kronologinya:

Lima tahun sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam hijrah, tepatnya pada tahun kedelapan kenabiannya. Penduduk Mekkah menantang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk menunjukkan mukjizat sebagai bentuk kenabian.

Sebagai respons, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar menunjukkan mukjizat. Terbelahlah bulan menjadi dua bagian sejenak. Kaum Mekkah memandang Gua Hira yang berada di Jabal Nur di antara kedua belahan bulan.

Setelah kaum musyrik melihat bulan terbelah, mereka berkata: “Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam telah menyihir kita.”

Dalam Al-Qur’an Surat Al-Qamar ayat 1-3:

“Telah dekat datangnya Hari Kiamat dan telah terbelahnya bulan. Dan jika mereka (orang-orang Musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: ‘(Ini adalah) sihir yang terus-menerus.’” 

Baca juga: Strategi Dakwah Rasulullah di Madinah

Mukjizat Nabi Muhammad sebagai Sarana Tadabbur dan Refleksi Spiritual

Menggali kembali bukti mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sejatinya adalah momen refleksi diri sendiri. Kisah-kisah ini adalah bukti untuk menebalkan iman kita sekaligus pemantik untuk terus berbenah diri dan meningkatkan kualitas ibadah harian.

Selagi menjaga konsistensi ibadah harian, tentu perlu kesiapan diri yang terbaik, termasuk dalam berpakaian. Untuk mendukung aktivitas ibadah dan tampil percaya diri, Sarung Mangga hadir dengan motif modern yang sangat cocok bagi pria muda.

FAQ

Apakah semua nabi punya mukjizat?

Ya, Allah Subhanahu wa Ta’ala membekali setiap nabi-Nya dengan mukjizat.

Apa perbedaan mukjizat dan karamah?

Mukjizat hanya diberikan kepada nabi dan rasul, sedangkan karamah adalah kejadian luar biasa yang dianugerahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada wali-Nya yang saleh.

Kapan mukjizat membelah bulan terjadi?

Peristiwa terbelahnya bulan terjadi di Kota Makkah, sekitar lima tahun sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melakukan hijrah ke Madinah.

Mengapa Al-Qur’an mukjizat terbesar?

Karena Al-Qur’an bersifat abadi, tidak terbatas ruang dan waktu, serta menantang siapapun untuk menandingi keindahan sastra dan kebenaran isinya.

Referensi:

  1. https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20230414154233-569-937855/10-mukjizat-nabi-muhammad-saw-al-quran-sebagai-anugerah-terbesar

  2. https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7541430/5-mukjizat-rasulullah-saw-al-quran-jadi-yang-terbesar

  3. https://www.slideshare.net/slideshow/peristiwa-isra-mi-raj-mukjizat-perjalanan-nabi-muhammad-saw/286490088

  4. https://islamindonesia.id/kisah-nyata/mukjizat-nabi-ketika-menyembuhkan-mata-ali-bin-abi-thalib.htm

  5. https://iqra.republika.co.id/berita/sjpelr366/mukjizat-nabi-muhammad-saw-air-memancar-dari-jari-beliau-part1

  6. https://khazanah.republika.co.id/berita/p09bml396/keajaiban-mukjizat-yang-dimiliki-nabi-muhammad-saw

  7. https://kemanusiaan.org/10-mukjizat-nabi-muhammad-saw-sebagai-bukti-kekuasaan-allah-swt/

  8. https://baznas.go.id/artikel-show/Mukjizat-Nabi-Muhammad:-Keajaiban-yang-Menguatkan-Keimanan/677

  9. https://mozaik.inilah.com/ibrah/berbagai-mukjizat-nabi-muhammad-saw

  10. https://yatimmandiri.org/blog/sejarah/mukjizat-nabi-muhammad/

  11. https://www.muslimpro.com/bahasa/5-mukjizat-terbesar-nabi-muhammad/

Tags