Blog Islam Sehari-hari Haji dan Umrah

Kupas Tuntas Niat Ihram Umroh dan Deep Meaning di Baliknya

berihram sebelum umroh dan haji (Source: Freepik)
berihram sebelum umroh dan haji (Source: Freepik)

Tahu gak kalau ihram pas haji atau umroh itu teknisnya sama persis? Bedanya cuma di lafadz niatnya aja. Secara syariat, ihram itu bukan sekadar ganti kostum kain putih, tapi fase sakral "mengunci" diri untuk fokus total pada ibadah. 

Itulah kenapa niat ihram umroh punya makna mendalam sebagai gerbang utama yang mengubah statusmu dari traveler biasa menjadi tamu Allah subhanahu wa ta’aalaa yang terikat aturan suci. Untuk itu, pahami esensi komitmennya biar ibadahmu makin mengena!

Pengertian Ihram dan Niat Ihram Umroh

Dalam bahasa Arab, kata ihram berasal dari kata al-haram yang artinya terlarang atau tercegah. Nah, berihram artinya sudah berniat masuk ke dalam kehormatan ibadah haji atau umroh dan dilarang dari perkataan dan amalan tertentu, seperti jima’, menikah, hingga berucap ucapan kotor. 

Jadi, ihram sebenarnya bukan mengacu pada kain putih yang dipakai ketika ibadah haji atau umroh. Tapi justru adalah niat ihram umroh atau haji itu sendiri, sebuah komitmen mental dan spiritual untuk memasuki 2 zona ibadah (nusuk), antara haji atau umroh, atau dua-duanya. Berpakaian ihram hanyalah konsekuensi fisik setelah niat itu diucapkan. 

Tata Cara Ihram

Bagaimana niat ihram umroh dilakukan dengan benar? Berdasarkan panduan dari berbagai referensi, berikut adalah langkah-langkah praktis dan komprehensif yang perlu kamu ikuti. 

1. Membersihkan Diri (Mandi Sunah)

Sangat disunahkan untuk mandi besar sebelum berihram untuk tujuan kebersihan fisik (tanzhif). Aturan ini berlaku untuk semua orang, termasuk perempuan yang sedang haid atau nifas. Mengutip dari Almanhaj, kalau gak ada air, kamu gak perlu mengganti dengan tayamum.

2. Persiapan Fisik Lainnya

Kamu disunahkan juga untuk memotong kuku, mencukur bulu ketiak, dan merapikan kumis sebelum memulai ihram.

3. Memakai Pakaian Ihram

  • Laki-laki: Mengenakan 2 helai kain putih (izar sebagai sarung dan rida' sebagai selendang) tanpa jahitan yang membentuk lekuk tubuh.

  • Perempuan: Mengenakan pakaian yang menutup seluruh aurat (kecuali wajah dan telapak tangan) tanpa ada aturan warna khusus.

4. Salat Terlebih Dahulu

Idealnya, kamu berihram setelah melaksanakan salat fardhu. Tapi kalau waktunya ternyata gak sesuai, tetep disarankan untuk salat dulu dengan salat sunah 2 rakaat. Baru deh, abis itu melafazkan niat. Menyebutkan niat ihram umroh dalam Islam adalah sunah. 

5. Melafalkan Niat di Miqat

Ihram berkaitan dengan waktu dan tempat beribadah, atau miqat. Dari segi waktu, ihram dilakukan pada bulan-bulan haji untuk haji, sedangkan untuk umroh bisa kapan saja sepanjang tahun. 

Berihram atau berniat ibadah umroh atau haji dilakukan tepat ketika sampai di batas miqat makani (titik geografis) atau pas posisi kamu sejajar dengan miqat

Niat ihram umroh dan artinya yang ringkas adalah: "Labbaika 'Umratan" (“Aku penuhi panggilan-Mu untuk menunaikan umroh”). 

Kalau pas penerbangan, pesawat kamu bertemu miqat, kamu harus berihram (memakai pakaian dan berniat) saat pesawat sejajar dengan salah satu miqat. Untuk yang gak punya kain ihram, boleh berihram dengan celana dan membuka kepala (bagi laki-laki) sampai kamu bisa membeli kain ihram saat mendarat. 

Jangan nunda niat sampai turun di Bandara Jeddah. Soalnya, kalau terlewat, mesti balik lagi buat berihram. 

6. Masuk Status Muhrim

Setelah niat diucapkan, kamu resmi menjadi muhrim (orang yang berihram) dan seluruh larangan ihram mulai berlaku pas detik itu juga.

Tempat untuk Berihram Ketika Umroh

Kamu gak bisa niat ihram umroh maupun haji di sembarang tempat. Ada titik koordinat khusus atau lokasi untuk berihram, yang disebut Miqat Makani. Ada lima titik utama berdasarkan asal kedatangan. 

  • Dzul-Hulaifah (Bir Ali): Miqat penduduk Madinah. Jaraknya paling jauh dari Mekah (420 km).

  • Juhfah: Miqat jamaah dari arah Syam, Mesir, dan sekitarnya (dekat Rabigh).

  • Yalamlam (Sa’diyah): Miqat bagi penduduk Yaman dan jamaah yang sejajar dengannya, termasuk rute dari Indonesia.

  • Qarnul-Manazil (Sailul-Kabir): Miqat penduduk Najd dan Tha’if.

  • Dzatu-‘Irq: Miqat penduduk Iraq.

Sunah Ketika Berihram

Biar ibadahmu makin afdal, kamu bisa mengikuti sunah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terkait ihram.

  • Memakai minyak wangi di badan (seperti kepala atau jenggot) sebelum memakai kain ihram, bukan di kain ihramnya.

  • Sunahnya niat ihram umroh atau berihram umroh maupun haji setelah salat fardhu, tapi kalau pas bukan waktu salat fardhu tetap dianjurkan salat sunah 2 rakaat sebelum berpakaian ihram. 

  • Siap berihram, perbanyak talbiyah, kencangkan suaramu (bagi laki-laki) untuk membaca "Labbaikallahumma Labbaik..."

Larangan Ihram Ketika Umroh

Secara umum, begitu status niat ihram umroh sudah on, ada larangan yang harus kamu patuhi. Diantaranya: 

  • mencukur rambut, 

  • memotong kuku, 

  • memakai wewangian, 

  • berburu hewan darat, 

  • melangsungkan khitbah (lamaran) maupun akad nikah,

  • Berjima’ dengan pasangan maupun bercumbu.

Kalau pelanggaran terjadi karena lupa, gak tahu, dipaksa, atau terpaksa, maka tidak ada dosa atau fidyah. Tapi, kalau disengaja tanpa uzur, pelakunya wajib bayar fidyah. Khusus untuk jima’, kalau terjadi sebelum lempar Jumroh ‘Aqabah pertama, selain bayar fidyah, dihukumi berdosa, manasiknya tetep harus dilengkapi tapi hajinya batal dan harus diulang lagi tahun depannya.

Selain itu, ada larangan khusus juga, lo. 

Bagi Laki-laki

  • Dilarang memakai pakaian berjahit (al-makhith) yang membentuk lekuk tubuh seperti kemeja, celana, atau kaos dalam.

  • Dilarang menutup kepala dengan topi atau peci.

  • Dilarang memakai sepatu yang menutup mata kaki.

Bagi Perempuan

  • Dilarang menutup wajah (cadar) dan memakai sarung tangan.

  • Perempuan bebas memakai pakaian warna apa saja selama menutup aurat dan tidak sempit dan menerawang, tidak menyerupai laki-laki, dan tidak tabarruj (dandan ala wanita jahiliyah).

Hikmah Ihram

Tahu gak kalau kain ihram putih polos tanpa jahitan itu pengingat kematian? Semua orang memakai pakaian yang sama, terdiri dari 2 helai kain sebagai sarung dan penutup badan, tanpa memandang kasta atau kekayaan. Kain-kain itu juga yang nantinya bakalan kita pakai ketika kematian sudah menjemput. 

Ihram melatih kita membuang ego dan kesombongan duniawi, mengingat pemutus semua kenikmatan dunia, dan fokus pada esensi diri sebagai hamba-Nya.

Membekali Ibadah dengan Ilmu dan Perlengkapan

Memahami tata cara dan niat ihram umroh itu berkaitan dengan pemahaman soal aturan syari’at Islam dan juga penghambaan diri pada Allah subhanahu wa ta’aalaa. Buat kamu para cowok, kalau mau ibadah, pastikan kain ihram, gamis, celana atau sarung itu nyaman selama kamu pakai ibadah. 

Kamu tetap bisa tampil rapi dan syar'i dalam aktivitas ibadah lainnya dengan perlengkapan yang tepat. Entah untuk penggunaan harian, atau persiapan ibadah, cobain pakai sarung estetik berbahan sejuk yang tetap aesthetic dan up-to-date. Sarung Mangga bisa jadi pilihan tepat buat menemani perjalanan ibadahmu agar tetap tampil maksimal tapi tetap bersahaja.

FAQ

1. Kapan niat ihram dilakukan?

Saat kamu berihram atau saat sampai di batas miqat makani (titik geografis) atau sejajar dengan miqat.

2. Apakah sebelum ihram harus mandi wajib?

Sangat disunahkan.

3. Apa yang harus diucapkan saat miqat?

Niat ihram. Untuk umroh membaca “Labbaika 'umratan”.

4. Bolehkah umroh tanpa miqat?

Tidak boleh melewati miqat tanpa berihram.



Referensi:

1. https://almanhaj.or.id/84087-ihram.html

2. https://almanhaj.or.id/2866-ihram-dalam-haji-dan-umroh.html

3. https://almanhaj.or.id/2871-tata-cara-ihram.html

4. https://muslim.or.id/22413-hadits-tentang-haji-02-pakaian-ihram.html

5. https://muslim.or.id/10165-fikih-haji-5-larangan-ketika-ihram.html

6. https://muslim.or.id/31772-kain-ihram-mengingatkanmu.html

7. https://almanhaj.or.id/84097-miqat-miqat.html

Tags