Blog Islam Sehari-hari Alquran dan Hadist

Tafsir Mimpi Orang Meninggal Menurut Islam

Kaligrafi: Hadza min fadhli rabby.
Kaligrafi: Hadza min fadhli rabby.

Tafsir Mimpi dalam Pandangan Islam

Tafsir mimpi termasuk disiplin pengetahuan yang paling sulit dipelajari jika dibandingkan dengan ilmu-ilmu yang lain. Sebab mimpi merupakan salah satu bagian dari wahyu kenabian, sehingga tidak semua mimpi bisa ditafsirkan dan tidak semua orang bisa secara sembarangan menafsirkan arti dari sebuah mimpi.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) mengelompokkan jenis mimpi menjadi tiga bagian. Dalam salah satu haditsnya, beliau bersabda:

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ، الحَسَنَةُ بُشْرَى مِنَ اللَّهِ، وَالرُّؤْيَا يُحَدِّثُ الرَّجُلُ بِهَا نَفْسَهُ، وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ رُؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلَا يُحَدِّثْ بِهَا أَحَدًا وَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ

“Mimpi itu ada tiga. Mimpi baik yang merupakan kabar gembira dari Allah, mimpi karena bawaan pikiran seseorang (ketika terjaga), dan mimpi menyedihkan yang datang dari setan. Jika kalian mimpi sesuatu yang tak kalian senangi, maka jangan kalian ceritakan pada siapa pun, berdirilah dan shalatlah!” (HR Muslim).

Berdasarkan hadits di atas dapat dipahami bahwa tidak semua mimpi yang dialami oleh seseorang dapat dijadikan sebagai petunjuk, sebab ada kemungkinan mimpi yang dialami bukan berasal dari petunjuk Allah Ta'ala. Tapi karena bisikan setan atau tersibukkannya seseorang dalam memikirkan suatu objek tertentu hingga objek itu terbawa dalam mimpinya.

Mimpi yang dapat dijadikan pijakan adalah mimpi yang betul-betul berasal dari petunjuk Allah subhanahu wa Ta’ala. Dalam Al-Quran dijelaskan:

لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ

“Bagi mereka berita gembira dalam kehidupan dunia dan di akhirat” (QS Yunus: 64).

Makna “berita gembira” dalam ayat tersebut adalah mimpi baik yang dialami oleh seorang Muslim. Dalam salah satu Hadits, makna ayat di atas dijelaskan:

هِيَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ، يَرَاهَا الْمُسْلِمُ، أَوْ تُرَى لَهُ

“Yang dimaksud kegembiraan dalam ayat di atas adalah mimpi yang baik yang terlihat oleh orang Muslim atau yang diperlihatkan padanya” (HR Ibnu Majah).

Maka tidak heran jika dalam menentukan sebagian dari hukum syariat (Hukum Wadl’i), Nabi Muhammad menjadikan dasar penetapannya pada sebuah mimpi yang dialami oleh para sahabat. Misalnya dalam menentukan pensyari’atan adzan yang berdasarkan mimpi Abdullah bin Zaid dan Umar bin Khattab. Hal ini merupakan salah satu contoh dari mimpi yang merupakan petunjuk dari Allah.

Tafsir Mimpi Menurut Rasulullah SAW

Penjelasan di bawah ini lebih menekankan pada tafsir mimpi yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW dalam Haditsnya. Karena itu, akan mempunyai kesamaan dalam definisinya.

Dalam riwayat Auf bin Malik, Nabi Muhammad SAW membagi tiga kriteria mimpi yang dialami manusia. Pertama, mimpi buruk atau menakutkan yang datang dari syaitan dan membuat sedih. Kedua, mimpi yang menggelisahkan seseorang ketika terjaga dan terus terbawa dalam mimpinya. Ketiga, mimpi yang menjadi isyarat kenabian. (HR Ibnu Abi Syaibah dan Ibnu Majah).

Secara ringkas, hadis dari Abu Hurairah RA menyebutkan, "Mimpi itu ada tiga macam; bisikan hati, ditakuti setan, dan kabar gembira dari Allah." (HR Bukhari).

Jika seseorang mimpi pada kategori yang pertama, maka mimpi ini tak perlu diceritakan apalagi ditafsirkan. Sebagaimana riwayat dari Jabir mengisahkan seorang lelaki yang bertanya kepada Nabi SAW tentang mimpinya semalam. "Ya Rasulullah, aku bermimpi kemarin seakan-akan kepalaku dipenggal, bagaimana itu?" tanya laki-laki tersebut.

Rasulullah SAW pun tertawa, seraya bersabda, "Apabila setan mempermainkan salah seorang dari kalian di dalam tidurnya, maka janganlah dia menceritakannya kepada orang lain." (HR Muslim).

Demikian juga mimpi kategori yang kedua. Mimpi buruk yang selalu teringat bisa jadi pertanda keburukan. Maka hendaklah si pemimpi menahan diri untuk menceritakannya kepada orang lain.

Adapun mimpi jenis ketiga mengindikasikan kebenaran. Mimpi yang baik dan menggembirakan inilah yang patut diceritakan dan dimintakan penakwilannya kepada orang saleh. Imam Malik memesankan, tidak seluruh mimpi patut diceritakan. Hanya mimpi-mimpi yang baik saja yang patut untuk diceritakan.

Hal ini berdalil dengan hadits Rasulullah SAW, "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik-baik saja atau diam." (HR Bukhari Muslim). Demikian juga dalam hal menceritakan mimpi. Hendaklah mimpi yang diceritakan hanya mimpi yang baik-baik saja.

“Apabila hari kiamat telah dekat, maka jarang sekali mimpi seorang muslim yang tidak benar. Dan orang yang paling benar mimpinya di antara kalian adalah yang paling benar ucapannya. Mimpi seorang muslim adalah sebagian dari 45 macam nubuwwah (wahyu).

Mimpi itu ada tiga macam: (1) Mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah. (2) mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari syetan. (3) dan mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan, atau khayal seseorang. Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian shalatlah, dan jangan menceritakannya kepada orang lain.” (HR. Muslim no. 4200)

“Mimpi baik yang berasal dari seorang yang saleh adalah satu bagian dari 46 bagian kenabian.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Makna Tafsir Mimpi Orang Meninggal

Mimpi meninggal dunia terkadang membuat sang pemimpi mengalami kesedihan, kebingungan, hingga ketakutan. Namun dalam Islam telah dijelaskan bahwa mimpi bisa jadi sebuah peringatan agar kita menjadi pribadi yang lebih baik maupun untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dengan demikian, mimpi mengenai meninggal bisa berarti mimpi yang baik. Mimpi meninggal ini sangat beragam mulai dari melihat kematian serta mimpi diri sendiri meninggal dunia. Meski terkadang mengerikan, namun mimpi ini perlu dipahami maknanya.

1. Arti Mimpi Melihat Orang Meninggal

Bermimpi bahwa Anda melihat orang meninggal dunia berarti bahwa mimpi tersebut memberitahu akan adanya bantuan yang akan datang ketika Anda sedang kesulitan. Selain itu, mimpi ini juga ditafsirkan sebagai pertanda akan adanya berita baik dan orang baik yang akan menghampiri Anda.

Jadi, Anda tidak perlu takut jika Anda memimpikan hal ini. Tenangkan diri Anda dan memohon doa kepada Allah agar diberikan pertolongan maupun sesuatu yang baik. Karena bagaimana pun juga, Allah akan menolong orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Hal ini tentu sudah dijelaskan dalam Al-Quran, khususnya dalam surat An-Nahl ayat 53.

Artinya:

Dan apa saja ni'mat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan.

2. Arti Mimpi Bertemu Orang yang Telah Meninggal

Mimpi ini merupakan mimpi meninggal dunia yang paling sering terjadi dan mempunyai lebih dari satu makna.

Makna yang pertama bahwa Anda mungkin merindukan sosok orang tersebut. Makna yang kedua yaitu adanya pesan yang ingin disampaikan. Cobalah diingat pesan yang mungkin terkandung dalam mimpi tersebut. Yang ketiga, mimpi tersebut mempunyai makna yang menunjukkan bahwa akan adanya pertolongan yang datang kepada Anda.

Jika mimpi tersebut dirasa bermakna yang pertama, Anda sesegera mungkin mendoakannya. Namun jika bermakna yang ketiga, cobalah untuk berdoa agar pertolongan tersebut datangnya dari Allah. Seperti yang Allah firmankan dalam Al-Quran bahwa sebaik-sebaik penolong adalah Allah SWT.

3. Arti Mimpi Orangtua Meninggal

Mimpi ini merupakan mimpi yang mungkin paling menyedihkan. Namun jika Anda mengalami mimpi ini, Anda tidak perlu khawatir. Mimpi ini menunjukkan bahwa orang tua justru akan berumur panjang.

Untuk itu, doakanlah orang tua agar selalu diberi perlindungan serta umur panjang. Mendoakan orang tua juga merupakan perbuatan yang diajarkan oleh Islam. Dalam Al-Quran, mendoakan dan berbakti kepada orang tua dijelaskan dalam surat Al-Isra’ ayat 23-24 serta Al-Luqman ayat 14.

wawashshaynaa al-insaana biwaalidayhi hamalat-hu ummuhu wahnan ‘alaa wahnin wafishaaluhu fii ‘aamayni ani usykur lii waliwaalidayka ilayya almashiiru

Artinya:

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

4. Arti Mimpi Teman Meninggal Dunia

Arti mimpi teman meninggal dunia hampir sama dengan arti mimpi sebelumnya. Mimpi ini berarti bahwa teman Anda akan panjang umur. Dengan demikian, sudah sepatutnya Anda menjalin silaturahim yang erat serta saling mendoakan.

Mempererat tali silaturahim serta saling mendoakan merupakan salah satu perbuatan yang disukai Allah. Hal ini terdapat dalam penggalan surat An-Nisa ayat 1.

Artinya:

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

5. Arti Mimpi Anak Meninggal

Mimpi ini berarti anak tersebut akan panjang umur. Secara tidak langsung, mimpi ini membimbing Anda untuk mendoakan dan mendidiknya dengan baik karena ia adalah titipan Tuhan. Berdoalah untuk anak Anda sebagaimana telah diajarkan oleh Alquran melalui surat Al-Furqan ayat 74. Ayat ini merujuk agar anak-anak menjadi penyejuk hati dan iman kepada Allah.

Namun ada juga tafsiran yang mengatakan bahwa mimpi ini juga berarti memberi tahu akan adanya perselisihan dalam keluarga. Jika demikian, berdoalah agar dijauhkan dari semua keburukan yang akan menimpa keluarga.

6. Arti Mimpi Suami Meninggal

Bagi orang-orang yang bermimpi suaminya meninggal dunia, tentu akan sangat sedih. Namun jangan khawatir, mimpi suami meninggal berarti suami Anda akan panjang umurnya.

Karena telah ada pertanda bahwa suami Anda panjang umur, maka hendaknya ditingkatkan untuk selalu berbakti dan melayani suami dengan baik. hendaknya juga berdoa demi keselamatan dunia akhirat. Hal ini karena suami juga mempunyai kewajiban untuk menafkahi seperti yang disebutkan dalam surat Al-Baqarah ayat 233. Istri yang patuh akan menuntun jalan menuju surga juga.

Artinya:

“Para ibu bendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tabun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuannya. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan juga seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tabun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu bila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketabuilah bahwa Allah Mahamelihat apa yangkamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 233)

7. Arti Mimpi Melihat Diri Sendiri Meninggal

Mimpi ini mungkin terdengar mengerikan dan akan membuat takut. Namun sebenarnya, mimpi ini justru memberitahu Anda sendiri untuk introspeksi diri, mengoreksi kesalahan diri serta berhati-hati dari malapetaka. Malapetaka yang dimaksud bisa jadi berasal dari orang terdekat.

Perbanyaklah doa dan dekatkan diri kepada Yang Kuasa. Mintalah petunjuk Allah dengan sungguh-sungguh serta berdoalah untuk meminta perlindungan. Al-Quran melalui surat Ali-Imran ayat 173 telah menjelaskan bahwa sebaik-baik pelindung adalah Allah.

Artinya:

(Yaitu) orang-orang (yang menta'ati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia [250] telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". (QS Ali-Imran ayat 173)

8. Arti Mimpi Meninggal dan Hidup Lagi

Mimpi seolah-olah meninggal dunia dan kemudian hidup lagi mempunyai makna bahwa Anda mempunyai dosa, namun diberi kesempatan untuk bertaubat. Ini bisa menjadi peringatan agar Anda mendekatkan diri kepada Allah dan bertaubat atas segala dosa yang pernah Anda lakukan.

Bagaimana pun juga, telah disebutkan dalam Al-Quran bahwa Allah menyukai orang-orang yang bertaubat, disebutkan dalam surat Al-Baqarah ayat 222.

Artinya:

Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (QS. Al-Baqarah: 222)


Arti Mimpi Bunuh Diri dan Meninggal

Mimpi ini merupakan suatu pertanda bahwa Anda sedang cemas, tertekan serta sedan dalam kondisi dengan perasaan tidak baik. Anda perlu untuk menenangkan diri dan meminta bantuan Tuhan agar dimudahkan segala perkaranya.

Jika cemas berlebihan, bacalah Al-Qur’an atau memohon kepada Allah agar dijauhkan dari perasaan yang tidak menyenangkan. Hal ini sudah dijelaskan secara rinci dalam Al-Qur’an melalui surat Al-Fathir ayat 29-30.

Artinya:

“(29) Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anuge- rahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, 30. agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri” (QS Al-Faathir: 29-30)

Rasulullah SAW: Katakan yang Baik-baik Saja

Perlu diketahui bahwa para ulama bersepakat bahwa mimpi tidaklah bisa dijadikan hujjah atau dalil. Mimpi hanyalah sebatas pemberi kabar baik atau peringatan atau pelajaran.

Mimpi dapat diceritakan kepada siapa pun, namun hanya mimpi yang baik-baik saja. Sebagaimana yang dikatakan Nabi dalam hadits berikut:

"Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik-baik saja atau diam." (HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnu Hajar menjelaskan bila mimpi itu adalah mimpi Nabi maka bagian dari kenabian adalah hakikatnya dan bila dari selain Nabi maka itu adalah perumpamaan. Wallahu a'lam bisshawab.

Demikian arti tafsir mimpi orang meninggal dunia menurut Islam. Semoga bermanfaat.

Tags