Hikmah Pernikahan dalam Islam: Gak Sekadar Punya Keturunan!
Selama 1 dekade ini, gak sedikit generasi muda, khususnya di Indonesia yang ngerasa ragu buat nikah karena banyak faktor. Tapi sebenarnya, Islam punya perspektif pernikahan yang sangat "relatable" dengan kebutuhan jiwa manusia modern. Hikmah pernikahan dalam Islam itu luar biasa untuk kesehatan mental dan spiritual kita, kalau kita paham.
Dalam Islam, syariat ini tuh bukan jadi pengekang kebebasan. Malahan sebaliknya, ngasih safe space agar energi gak terbuang ke tempat yang sia-sia apalagi haram.
Makna dan Dasar Pernikahan
Secara bahasa, hikmah menikah menurut Islam bisa kita telusuri dari arti kata An-Nikaah. Berdasarkan literatur Arab yang diterangkan dalam laman Almanhaj, nikah berarti adh-dhamm yang artinya menghimpun atau menyatukan.
Secara syariat, ini adalah akad yang menghalalkan hubungan antara laki-laki dan perempuan melalui ikatan yang sah. Tapi, makna filosofisnya jauh melampaui itu. Allah subhanahu wa ta’aalaa menciptakan manusia dengan desain yang sangat spesial, tapi juga sisi rapuh yang membutuhkan pelengkap.
Dalam Al-Quran Surat An-Nisa ayat 28, Allah menyebutkan bahwa manusia itu diciptakan dalam kondisi lemah. Para ahli tafsir, termasuk Ibnu Katsir, menjelaskan bahwa salah satu kelemahan terbesar manusia adalah dalam urusan syahwat dan ketertarikan pada lawan jenis.
Gak dipungkiri kalau laki-laki dan perempuan secara fitrah memiliki daya tarik magnetis yang sangat kuat terhadap satu sama lain. Nah, pernikahan adalah jalur resmi yang disediakan Allah subhanahu wa ta’aalaa agar fitrah ini tidak serampangan disalurkan ke lembah hitam yang merusak.
Nikah disebut sebagai fitrah atau naluri kemanusiaan (gharizah insaniyyah). Coba aja bayangin apa jadinya kalau sebuah energi besar gak punya wadah yang tepat? Ujung-ujungnya bisa bikin kerusakan bagi individu maupun lingkungan.
Kurang lebih itulah perasaan cinta dan keinginan biologis yang manusia punya. Dengan dasar inilah, Islam memandang pernikahan sebagai kebutuhan asasi manusia untuk menjaga martabatnya supaya tetap terjaga dari perbuatan keji yang merendahkan harga diri.
Baca juga: Hadis Tentang Cinta: Makna, Hikmah, dan Pelajaran Hidup
Hikmah Pernikahan dalam Islam Menurut Al-Quran dan Hadis
Ada 5 hikmah pernikahan bagi umat Islam yang dirangkum dari berbagai dalil Al Quran dan hadis.
1. Menjaga Kehormatan dan Fokus Mental
Dalam hadis shahih dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu, disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam menegaskan bahwa nikah adalah solusi terbaik untuk menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Beliau mengingkari orang yang membujang karena itu berefek buruk pada ketahanan jiwa dan kesehatan.
2. Penyempurna Separuh Agama
Kamu tahu gak kalau kedudukan pernikahan dalam Islam itu dihargain banget? Anas bin Malik radhiyallaahu ‘anhu menyampaikan hadis dari Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, yang berarti:
“Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh imannya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi.” (HR. Ath-Thabrani)
3. Transformasi Syahwat Menjadi Ladang Pahala
Dalam pernikahan ada banyak jalan ibadah yang cuma bisa dikerjain kalau kamu udah nikah. Artinya, ada peluang nanam kebaikan yang besar! Hampir setiap interaksi dalam rumah tangga bernilai pahala.
Suami menuhin kewajiban nafkah ke istri dihitung sedekah, bersikap lembut dihitung kebaikan, bahkan hubungan biologis dengan pasangan pun dihitung sebagai amal jariyah karena dilakukan di jalan yang halal.
4. Mencapai Ketenangan Jiwa (Sakinah)
Sesuai QS. Ar-Rum ayat 21, Allah subhanahu wa ta’aalaa menciptakan pasangan hidup agar manusia merasa tenteram. Kehadiran mawaddah (cinta yang dalam) dan rahmah (kasih sayang yang tulus) dalam pernikahan menjadi obat bagi jiwa yang lelah dan stres akibat tekanan dunia luar, apalagi di era gedebag-gedebug ini.
5. Menjalankan Sunah Para Rasul dan Identitas Umat
Pernikahan adalah jalan hidup yang ditempuh oleh para Nabi terdahulu. Surat Ar-Ra'd ayat 38 nunjukin kalau pernikahan itu jalan hidupnya orang-orang pilihan yang mulia, yaitu para Nabi dan Rasul terdahulu.
Gak cuma itu aja, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bahkan menyebutkan bahwa pada hari kiamat nanti, beliau akan bangga dengan banyaknya jumlah umatnya hasil dari pernikahan-pernikahan yang penuh berkah. Kamu gak pengen nih jadi bagian dari kebanggaannya beliau juga?
Manfaat Pernikahan dalam Islam
Selain hikmah spiritual, ada 5 manfaat konkret dan mendalam yang dijamin melalui hikmah pernikahan dalam Islam bagi suami istri.
1. Pintu Rezeki dan Jaminan Pertolongan Allah
Allah subhanahu wa ta’aalaa menjanjikan kecukupan bagi mereka yang menikah dengan niat menjaga kesucian (QS. An-Nur: 32).
Bahkan dalam hadis disebutkan ada tiga golongan yang berhak mendapatkan pertolongan-Nya, salah satunya adalah orang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya (An-Naakihu alladzi yuriidul 'afaaf).
2. Solusi Psikologis bagi Kasmaran
Islam ngasih solusi nyata bagi 2 insan yang saling mencintai. Sebuah hadis Rasul tegas menjelaskan bahwa obat bagi 2 orang yang jatuh cinta adalah menikah. Menghindari hubungan "abu-abu", kayak pacaran apalagi kumpul kebo, membantu menenangkan jiwa dari kegalauan dan kegelisahan akibat berdosa.
3. Investasi Akhirat Melalui Keturunan Shalih
Pernikahan adalah satu-satunya jalan syar'i untuk memiliki anak-anak shalih berakhlak mulia. Doa mereka adalah "aset pasif" pahala yang tidak terputus meskipun orang tuanya telah tiada, seperti yang disebutkan dalam hadis tentang 3 amalan jariyah.
Baca juga: 10 Kiat Parenting Islami untuk Membentuk Anak Berakhlak Mulia
4. Pembersihan dan Stabilitas Sosial
Jalur keluarga yang sah ternyata juga jadi benteng untuk tatanan sosial dari kekacauan nasab hingga penyebaran penyakit fisik dan moral. Keluarga adalah unit terkecil masyarakat. Kalau unit-unit ini sehat dan suci, maka tatanan sosial pun akan kuat.
5. Melawan Sifat Egoisme dan Lemah Mental
Nikah tuh mau gak mau akan melatih seseorang untuk bertanggung jawab, gak cuma mikirin diri sendiri. Sebaliknya, hidup menjomblo tanpa alasan syar'i merupakan bentuk kelemahan mental atau fisik, maupun sifat yang enggan memikul tanggung jawab sosial dan agama.
Melangkah Menuju Halal
Hikmah pernikahan dalam Islam itu langkah besar untuk punya hidup yang penuh berkah kalau niat dan caranya sesuai syariat. Mengikuti sunah para Nabi dan Rasul ini jadi jalan bagi kita untuk hidup lebih bermartabat. Jangan biarkan standar materi yang terlalu tinggi atau rasa takut akan masa depan menghalangi kamu dari kebaikan ini.
Menyiapkan diri untuk menikah tentu butuh persiapan mental, fisik, dan juga penampilan. Saat kamu mulai melangkah untuk menjemput jodoh, pastikan kamu tampil dengan kesan yang rapi, bersih, dan berwibawa. Coba tampilan formal yang beda dan syahdu dengan sarung yang Indonesia banget seperti Sarung Mangga. Sarung Mangga punya koleksi motif etnik yang kekinian, siap menemani kamu di momen bahagia maupun santai.
FAQ
1. Tujuan utama nikah adalah?
Guna memenuhi naluri kemanusiaan dengan cara yang halal dan Allah ridhoi.
2. Apa fungsi pernikahan?
Membangun keluarga dan bisa melahirkan generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi publik.
3. Apa visi misi menikah dalam Islam?
Membawa pasangan pada kehidupan yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
4. Apa saja kriteria memilih pasangan?
“Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung.” (HR. Bukhari)
Referensi:
1. https://muslimah.or.id/10964-menikahlah-engkau-akan-dapatkan-semua-keutamaan-ini.html
2. https://almanhaj.or.id/3232-tujuan-pernikahan-dalam-islam.html
3. https://almanhaj.or.id/3234-pernikahan-adalah-fitrah-bagi-manusia.html
4. https://almanhaj.or.id/3565-anjuran-untuk-menikah.html
5. https://konsultasisyariah.com/45274-menikah-menjaga-pandangan-dan-melindungi-kemaluan.html